Desa Afrika Ini Memiliki Sekolah dari Printer 3D Pertama di Dunia

Minggu, 18 Juli 2021 - 09:51 WIB
loading...
A A A
"Metode ini mengurangi jumlah bahan yang dibutuhkan dan mengurangi jejak karbon bangunan tersebut hingga 70 persen dibandingkan dengan metode konvensional. Mengingat volume unit yang dibutuhkan untuk mencetak, kami percaya bahwa bangunan cetak 3D bisa 10 hingga 20 persen lebih banyak. hemat biaya daripada metode konvensional segera," jelasnya.

Dalam acara serah terima tersebut, Juliana Kuphanga Chikandila, penasihat pendidikan dasar yang mewakili Direktur Pendidikan Kementerian Pendidikan di Malawi, mengaku terkesan dengan gedung baru tersebut.

“Daya tahan dan desainnya memberikan ruang dan fasilitas yang tidak dimiliki siswa sebelumnya; belajar mengajar sekarang dapat terjadi di dalam dan di luar kelas,” katanya.

"Ini sangat berbeda dengan sekolah lain yang dibangun di distrik ini. Sekolah ini akan menarik lebih banyak siswa, dan siswa yang telah pergi akan kembali," ia menambahkan.

Desa Mcheza, di distrik tepi danau Salima, 62 mil sebelah barat Ibu Kota Lilongwe, mencerminkan desa khas Malawi: beberapa wisma yang jarang muncul di padang terbuka yang dikelilingi oleh ladang kering yang hidup selama musim pertanian.

Baca juga: Kerusuhan Afrika Selatan Menggila, 212 Orang Tewas Secara Brutal

Seperti di kebanyakan desa, sekolah berjauhan, memaksa anak-anak berjalan jauh setiap hari.

Putri Marita Feliat yang berusia delapan tahun, Triza, salah satu siswa pertama yang mendaftar, sangat gembira dengan prospek kelas yang lebih dekat dengan rumah.

Triza, siswa kelas dua, lahir dengan kaki kiri cacat, membuatnya tidak bisa berjalan jauh pada hari-hari ketika dia kesakitan.

"Sekolah terakhirnya berjarak lebih dari 5 kilometer, dan sulit baginya untuk menghadiri kelas pada beberapa hari," ungkap Marita kepada Zenger.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dibantu Tentara Rusia,...
Dibantu Tentara Rusia, Mali Sukses Gagalkan Kudeta Militer
China Isi Kekosongan...
China Isi Kekosongan Militer di Benua Afrika, Penjualan Senjata Melonjak
Siapa Yoweri Museveni?...
Siapa Yoweri Museveni? Mantan Bintang Pop yang Sudah Berkuasa 40 Tahun di Uganda
Korea Selatan Tutup...
Korea Selatan Tutup 4.008 Sekolah karena Populasi Pelajar Menyusut
Israel Jadi Negara Pertama...
Israel Jadi Negara Pertama di Dunia yang Mengakui Somaliland
Ingin Cari Keadilan,...
Ingin Cari Keadilan, Aljazair Ingin Mengkriminalisasi Penjajahan Prancis selama 130 Tahun
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Kuwait Tegaskan Tak...
Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran
Rekomendasi
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
Lolos Final Indonesia...
Lolos Final Indonesia Open 2026, Raymond/Joaquin Apresiasi Dukungan Badminton Lovers
Jonatan Christie Tak...
Jonatan Christie Tak Mau Terbebani Ekspektasi di Final Indonesia Open 2026
Berita Terkini
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved