Pemimpin Afrika Disambut Karpet Merah di China, Berikut 5 Motivasinya

Rabu, 11 September 2024 - 22:50 WIB
loading...
Pemimpin Afrika Disambut...
Pemimpin Afrika disambut karpet merah di China. Foto/AP
A A A
BEIJING - Dengan kemegahan dan kemegahan, China telah menyambut lebih dari 50 pemimpin Afrika di Beijing pekan lalu untuk menghadiri pertemuan puncak guna memperkuat hubungan di tengah meningkatnya gejolak politik dan ekonomi di seluruh dunia.

"Itu menarik kesombongan mereka," kata Macharia Munene, seorang profesor hubungan internasional yang tinggal di Kenya kepada BBC, mengacu pada sambutan karpet merah - dibumbui dengan hiburan oleh para penari dengan kostum warna-warni - yang diterima para pemimpin.

Koreografi yang cermat dibuat untuk membuat para pemimpin merasa bahwa itu adalah pertemuan yang setara. Banyak dari mereka - termasuk Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa dan William Ruto dari Kenya - mengadakan pertemuan empat mata dengan mitra mereka dari China Xi Jinping dan diajak berkeliling Beijing dan kota-kota lain yang menjadi pusat pembangunan Tiongkok menjelang pertemuan puncak tersebut.

Pemimpin Afrika Disambut Karpet Merah oleh China, Berikut 5 Motivasinya

1. Korban Imperialisme Barat

Pemimpin Afrika Disambut Karpet Merah di China, Berikut 5 Motivasinya

Foto/AP

Seperti yang dikatakan Prof Munene, tujuan Tiongkok adalah untuk menunjukkan kepada para pemimpin Afrika bahwa "kita berada di perahu yang sama, kita semua adalah korban imperialisme Barat".

Paul Frimpong, direktur eksekutif Pusat Kebijakan dan Penasihat Afrika-China yang berbasis di Ghana, mengatakan bahwa negara-negara Barat - serta negara-negara Teluk yang kaya minyak - mencoba menyamai pengaruh China di Afrika.

"Ada minat dan persaingan yang kuat dalam dan di sekitar potensi Afrika," katanya kepada BBC.

2. Memiliki Posisi yang Setara sebagai Negara Berkembang

Pemimpin Afrika Disambut Karpet Merah di China, Berikut 5 Motivasinya

Foto/AP

Cobus van Staden, salah satu pendiri Proyek China-Global Selatan, menulis bahwa China berusaha keras untuk menekankan statusnya sendiri sebagai negara berkembang, yang menandakan solidaritas dengan Afrika dan negara-negara berkembang lainnya. "Hal ini menghindari kesuraman fokus bantuan AS dan UE yang berkelanjutan dengan persyaratan dan khotbah yang menyertainya," tambahnya.

Selama dua dekade terakhir, diplomasi China telah membuahkan hasil. Dari semua negara di dunia, China telah bangkit menjadi mitra dagang terbesar Afrika.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Menteri Israel Serukan...
Menteri Israel Serukan Penculikan dan Penyanderaan Wanita dan Pemuda Lebanon untuk Tekan Hizbullah
Pesawat Militer India...
Pesawat Militer India Jatuh Tewaskan 5 Prajurit AU, Kopilot Selamat
Rekomendasi
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Momen Lucu Pangeran...
Momen Lucu Pangeran George Tahan Bersin di Trooping the Colour 2026, Ini Reaksi Kate Middleton!
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Berita Terkini
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved