Hamas Kutuk Kebejatan Moral Israel karena Rekrut Pencari Suaka Afrika untuk Genosida di Gaza

Selasa, 17 September 2024 - 00:01 WIB
loading...
Hamas Kutuk Kebejatan...
Para pencari suaka asal Eritrea menggelar unjuk rasa di depan gedung Kedutaan Besar Eritrea di Tel Aviv, Israel pada 2 September 2023. Foto/Mostafa Alkharouf/Anadolu Agency
A A A
JALUR GAZA - Hamas mengecam Israel menyusul laporan media Zionis bahwa Israel menawarkan status penduduk tetap kepada 30.000 pencari suaka Afrika yang setuju untuk bertempur di Jalur Gaza.

Hamas menggambarkan perekrutan para pencari suaka sebagai "pelanggaran terhadap aturan paling dasar hak asasi manusia, dengan mengeksploitasi kebutuhan imigran dan pencari suaka."

Kelompok pejuang Hamas menambahkan, “Ini adalah upaya untuk mengganti kerugian besar yang dialami tentara pendudukan akibat konfrontasi dengan perlawanan rakyat pemberani kami di Jalur Gaza."

Hamas menyerukan kepada masyarakat internasional dan lembaga hak asasi manusia internasional "untuk mengutuk kejahatan ini yang menunjukkan perilaku geng rasis, dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk meminta pertanggungjawaban para pemimpin pendudukan kriminal atas pelanggaran serius mereka terhadap hukum perang dan hukum internasional dan hukum humaniter."

Surat kabar Israel Haaretz melaporkan pada Minggu (15/9/2024) bahwa tentara Israel telah mengeksploitasi para pencari suaka Afrika dalam upaya perang di Jalur Gaza sebagai tentara bayaran, mempertaruhkan nyawa mereka sebagai imbalan untuk membantu permintaan mereka memperoleh status permanen di negara tersebut.

Surat kabar tersebut mengutip pernyataan pejabat militer Israel yang mengklaim "proyek tersebut dilakukan secara terorganisasi, dan disertai dengan nasihat hukum, tetapi aspek moral perekrutan pencari suaka tidak dibahas sama sekali."

Baca juga: Israel Bujuk 30.000 Pengungsi Afrika Gabung Genosida di Gaza dengan Imbalan Status Menetap
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Lagi, Houthi Serang...
Lagi, Houthi Serang Kapal Tanker Saudi di Laut Merah
Rekomendasi
Menuju Smart City Tanpa...
Menuju Smart City Tanpa Kertas, Mengurai Masalah Dokumen Ganda dan Sampah di Kota Bandung
Hukum dan Ekonomi: Penopang...
Hukum dan Ekonomi: Penopang Keberhasilan Piala Dunia 2026
Rodri Bungkam Mulut...
Rodri Bungkam Mulut Ronaldo dengan Trofi Piala Dunia 2026 dan Golden Ball
Berita Terkini
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved