Sekjen PBB: Dunia Tak Mampu Mencegah Lebanon Menjadi Gaza Kedua

Sabtu, 22 Juni 2024 - 14:40 WIB
loading...
Sekjen PBB: Dunia Tak...
Israel berambisi menjadikan Beirut seperti Gaza kedua. Foto/AP
A A A
BEIRUT - Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyatakan keprihatinan yang semakin besar atas meningkatnya perang kata-kata dan bentrokan perbatasan yang mematikan antara militer Israel dan pejuang Hizbullah di Lebanon.

Pasukan penjaga perdamaian PBB berupaya menenangkan situasi dan mencegah “salah perhitungan” setelah kedua belah pihak meningkatkan retorika mereka dan meningkatkan kemungkinan konflik skala penuh, katanya pada hari Jumat.

“Satu tindakan gegabah – satu kesalahan perhitungan – dapat memicu bencana yang melampaui batas negara dan, sejujurnya, di luar imajinasi,” kata Guterres, dilansir Al Jazeera. “Mari kita perjelas: Masyarakat di kawasan ini dan masyarakat dunia tidak mampu mencegah Lebanon seperti Gaza.”

Pasukan penjaga perdamaian PBB (UNIFIL), serta pengamat teknis tak bersenjata yang dikenal sebagai UNTSO, telah lama ditempatkan di Lebanon selatan untuk memantau permusuhan di sepanjang garis demarkasi antara Lebanon dan Israel, yang dikenal sebagai Garis Biru.

“Penjaga perdamaian PBB berada di lapangan berupaya meredakan ketegangan dan membantu mencegah kesalahan perhitungan,” kata Guterres. “Dunia harus menyatakan dengan lantang dan jelas: deeskalasi dalam waktu dekat tidak hanya mungkin dilakukan – namun juga penting. Tidak ada solusi militer.”

Hizbullah telah menembakkan roket dan drone ke Israel sejak mereka melancarkan perang di Gaza pada Oktober lalu dan Israel membalasnya dengan serangan udara mematikan dan tembakan artileri berat. Ratusan orang tewas dan puluhan ribu lainnya mengungsi di sepanjang perbatasan.

Netanyahu Berjanji Menjadikan Beirut seperti Gaza

Sekjen PBB: Dunia Tak Mampu Mencegah Lebanon Menjadi Gaza Kedua

Foto/AP

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant sebelumnya berjanji untuk “mengubah Beirut menjadi Gaza”. Pekan ini, pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah memperingatkan “tidak ada batasan dan aturan” jika Israel melancarkan serangan besar ke Lebanon.

Para analis mengatakan masih belum jelas apakah kedua belah pihak meningkatkan ancaman mereka sebagai pencegahan, atau apakah mereka benar-benar berada di ambang perang habis-habisan. Terkait perang Israel di Gaza, seorang pakar mengatakan tidaklah akurat membandingkan kelompok bersenjata Palestina dengan Hizbullah Lebanon.

“Hizbullah lebih terlatih, lebih terorganisir, dan memiliki senjata yang lebih mematikan dibandingkan Brigade Qassam, sayap bersenjata Hamas. Dan karena alasan ini, saya pikir Israel akan membayar mahal untuk sesuatu yang bisa mereka hindari,” kata Hassan Barari, profesor hubungan internasional di Universitas Qatar, kepada Al Jazeera.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Ilmu Komunikasi UNPAM...
Ilmu Komunikasi UNPAM Gelar Webinar Strategi Portofolio dan LinkedIn bagi Mahasiswa
Lintasan Tokyo Siap...
Lintasan Tokyo Siap Menguji! Simak Jadwal Lengkap dan Live Streaming di VISION+
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
Berita Terkini
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved