Pembantaian Zionis Israel dan Sahur Ramadan Berdarah di Gaza

Jum'at, 21 Maret 2025 - 10:19 WIB
loading...
Pembantaian Zionis Israel...
Para warga Palestina berduka di luar Rumah Sakit al-Shifa di Gaza setelah serangan Israel menewaskan ratusan orang pada 18 Maret 2025. Foto/MEE/Mohammed al-Hajjar
A A A
GAZA - Pada Selasa dini hari lalu, para warga Palestina di Gaza terbangun dengan harapan pagi mereka akan seperti pagi-pagi lainnya di bulan Ramadan ini.

Keluarga, teman, dan tetangga berkumpul untuk menyiapkan santapan sahur, makanan sebelum fajar untuk mempersiapkan diri berpuasa seharian.

Namun, militer Israel telah berencana untuk menggunakan momen ritual Islam ini untuk melancarkan serangan ganas ke daerah kantong Palestina tersebut dan menghancurkan gencatan senjata yang telah berlangsung selama 58 hari.

Segera setelah pukul 02.00 dini hari pada hari itu, serangkaian serangan udara Israel menargetkan puluhan bangunan tempat tinggal dan sekolah yang melindungi orang-orang telantar di seluruh Gaza.

Salah satu target pertama adalah Sekolah al-Tabaeen, yang menampung ratusan warga Palestina telantar di Daraj, sebuah lingkungan di jantung Kota Gaza.

Baca Juga: Brigade al-Qassam Hamas Hujani Tel Aviv dengan Roket, Balas Pengeboman Brutal Israel

Setidaknya 25 warga Palestina tewas akibat pengeboman biadab Zionis Israel, termasuk wanita dan anak-anak yang berlindung di sekolah tersebut, yang telah menjadi sasaran tiga kali sejak dimulainya perang Gaza.

Segera setelah serangan tersebut, Muhammed al-Shawish berdiri di dalam di antara kerumunan penyintas dan penduduk setempat yang datang untuk membantu.

Dia baru saja menerima berita bahwa saudara perempuannya dan anak-anaknya tewas dalam serangan tersebut.

“Suami saudara perempuan saya tewas pada awal perang. Hari ini, mereka mengebom Sekolah Tabaeen tempat dia dan anak-anaknya berlindung,” kata Shawish kepada Middle East Eye (MEE).

“Mereka mengebom ruang kelas di sebelah ruang kelas tempat saudara perempuan saya tinggal. Dia tewas bersama anak-anaknya. Hanya seorang anak laki-laki dan seorang anak perempuan yang selamat. Di antara mereka yang tewas terdapat seorang bayi yang ayahnya tidak pernah melihatnya,” paparnya.

Serangan sebelumnya terhadap sekolah tersebut pada bulan Agustus juga dilakukan pada dini hari, dan menewaskan sedikitnya 100 warga Palestina yang mengungsi.

Di Shujaiya, sebuah lingkungan di timur Kota Gaza, sedikitnya lima warga Palestina tewas dan 10 lainnya terluka akibat serangan terhadap dua rumah milik keluarga Qreiqe.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Harga BBM di AS Belum...
Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu
Rekomendasi
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
IHSG Sesi Siang Berbalik...
IHSG Sesi Siang Berbalik Meroket 2,69% Tembus Level 6.041
Berita Terkini
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved