Negara Ini Sangat Melindungi Pekerja Seks Komersial, dari Pensiun hingga Cuti Hamil

Kamis, 23 Mei 2024 - 19:19 WIB
loading...
A A A
“Mereka yang tidak peduli dengan hukum akan terus menemui pekerja seks. Akibatnya, kami mendapatkan klien yang lebih buruk.”

Jaminan Keamanan dan Kesejahteraan

Negara Ini Sangat Melindungi Pekerja Seks Komersial, dari Pensiun hingga Cuti Hamil

Foto/AP

Eropa sudah lama tidak dapat menyepakati model terpadu untuk mengatur pekerja seks. September lalu
Pada bulan Agustus, Parlemen Eropa mengadopsi laporan yang memecah-belah tentang cara mengatur pekerja seks yang menguraikan perlunya mengurangi permintaan pekerja seks dan menghukum kliennya.

Meskipun laporan tersebut tidak mempunyai dampak legislatif, banyak asosiasi pekerja seks dan LSM yang kritis terhadap rekomendasinya.

“Dalam beberapa hal, ini bukan masalah pan-Eropa – seperti yang dikatakan Komisi Eropa kepada kami ketika kami mengajukan permohonan pendanaan, hal ini tergantung pada negara-negara anggotanya,” Direktur Eksekutif Aliansi Hak-Hak Pekerja Seks Eropa Sabrina Sanchez mengatakan kepada Euronews.

Emily sepakat bahwa pendekatan yang berbeda dan saling bersaing merupakan simbol politik nasional. Namun, yang penting adalah keselamatan dan kesejahteraan semua orang, dan dekriminalisasi penuh di seluruh Eropa adalah langkah pertama yang paling penting, diikuti dengan undang-undang ketenagakerjaan yang ketat, katanya.

“Jika Anda melihat ilmu pengetahuan, maka Anda akan melihat bahwa penelitian menunjukkan bahwa dekriminalisasi jauh lebih efektif dalam melindungi pekerja seks dan sebenarnya, jika Anda mengkriminalisasi kliennya, maka Anda akan menjadi jauh lebih berbahaya jika terlibat dalam pekerjaan seks.”

“Saya berharap masyarakat internasional suatu saat akan menyadari hal ini – dan mengikuti contoh Belgia,” tutup Emily.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria China Hajar Brutal...
Pria China Hajar Brutal Pekerja Seks Thailand karena Ternyata Laki-laki
2 Anggota DPR Amerika...
2 Anggota DPR Amerika Serikat Mundur karena Skandal Seks
Netanyahu Serang Eks...
Netanyahu Serang Eks PM Ehud Barak, Sebut Epstein Tak Bekerja untuk Israel
Belgia Koreksi Klaim...
Belgia Koreksi Klaim AS tentang Gabung Dewan Perdamaian Trump
20 Tentara Malaysia...
20 Tentara Malaysia Terlibat Skandal Budaya Yeye
Bukti Foto: Bill Clinton...
Bukti Foto: Bill Clinton hingga Michael Jackson Bagian dari Circle Penjahat Seks Jeffrey Epstein
Aplikasi Pengintai untuk...
Aplikasi Pengintai untuk Identifikasi Jenis Peralatan Militer Diluncurkan
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Berita Terkini
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved