Negara Ini Sangat Melindungi Pekerja Seks Komersial, dari Pensiun hingga Cuti Hamil

Kamis, 23 Mei 2024 - 19:19 WIB
loading...
A A A
Jika salah satu dari hak-hak ini diminta lebih dari 10 kali dalam satu tahun, baik pekerja maupun pemberi kerja dapat menghubungi mediator pemerintah untuk melakukan intervensi.

Baca Juga: Adakah Hubungan antara Kaledonia Baru dan Prancis?

Jadi Terobosan di Eropa

Negara Ini Sangat Melindungi Pekerja Seks Komersial, dari Pensiun hingga Cuti Hamil

Foto/AP

Belgia tetap menjadi negara yang asing dalam konteks Eropa dalam hal menjawab tuntutan serikat pekerja seks.

Dua tahun lalu, negara ini menjadi negara pertama di Eropa yang mendekriminalisasi pekerja seks di Eropa.

Negara-negara lain di Eropa telah melegalkan pekerja seks sampai batas tertentu atau mengikuti apa yang disebut “model Nordik”, yang mengkriminalisasi pengadaan dan pembelian pekerja seks.

Model legalisasi yang berbeda di negara-negara seperti Jerman, Belanda, dan Austria berarti bahwa setiap negara memiliki serangkaian persyaratan berbeda yang harus dipenuhi agar dapat melakukan pekerjaan seks secara legal, kata Bauwens.

Di beberapa tempat, seorang pekerja seks masih bisa dikriminalisasi karena melakukan pekerjaannya jika mereka tidak dapat memenuhi prasyarat tertentu, sesuatu yang tidak akan terjadi dalam sistem dekriminalisasi penuh.

Selain itu, negara-negara seperti Jerman, yang mengikuti model legalisasi mereka sendiri, mengatakan bahwa mereka sedang mempertimbangkan perubahan terhadap aturan yang ada, seperti mengkriminalisasi klien pekerja seks berdasarkan model Nordik.

Namun, menurut Emily, perubahan seperti itu hanya membuat pekerjaan seks semakin berbahaya.

“Jika Anda mengkriminalisasi klien, klien yang baik, yang ingin menghormati hukum, akan berhenti menemui pekerja seks,” jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria China Hajar Brutal...
Pria China Hajar Brutal Pekerja Seks Thailand karena Ternyata Laki-laki
2 Anggota DPR Amerika...
2 Anggota DPR Amerika Serikat Mundur karena Skandal Seks
Netanyahu Serang Eks...
Netanyahu Serang Eks PM Ehud Barak, Sebut Epstein Tak Bekerja untuk Israel
Belgia Koreksi Klaim...
Belgia Koreksi Klaim AS tentang Gabung Dewan Perdamaian Trump
20 Tentara Malaysia...
20 Tentara Malaysia Terlibat Skandal Budaya Yeye
Bukti Foto: Bill Clinton...
Bukti Foto: Bill Clinton hingga Michael Jackson Bagian dari Circle Penjahat Seks Jeffrey Epstein
Aplikasi Pengintai untuk...
Aplikasi Pengintai untuk Identifikasi Jenis Peralatan Militer Diluncurkan
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Nah, Trump Tiba-Tiba...
Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik
Rekomendasi
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved