Perang Pakistan dan Afghanistan Bisa Pecah, Berikut Pemicunya

Rabu, 25 Desember 2024 - 17:14 WIB
loading...
Perang Pakistan dan...
Pakistan melancarkan serangan ke basis gerilyawan di Afghanistan. Foto/X/@NeerajShandily1
A A A
ISLAMABAD - Pakistan melakukan serangan udara di Afghanistan untuk menargetkan "tempat persembunyian teroris" di seberang perbatasan. Itu diungkapkan seorang pejabat keamanan senior Pakistan. Insiden tersebut memicu protes dari Taliban dan bisa memicu perang kedua negara.

"Pakistan melakukan serangan udara larut malam yang menargetkan tempat persembunyian teroris di Afghanistan, menggunakan campuran jet dan pesawat tanpa awak," kata sumber itu dengan syarat anonim.

"Tadi malam (Selasa), Pakistan membombardir empat titik di distrik Barmal provinsi Paktika. Jumlah korban tewas adalah 46, sebagian besar adalah anak-anak dan wanita," kata juru bicara Zabihullah Mujahid.

Ia menambahkan bahwa enam orang lainnya terluka, sebagian besar anak-anak.

Sebuah pernyataan kementerian pertahanan pada Selasa malam mengecam serangan terbaru oleh Pakistan di wilayah Afghanistan, menyebutnya "biadab" dan "agresi yang jelas."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Bukan Perintah Menyerang,...
Bukan Perintah Menyerang, Ini Ayat Al-Quran yang Mengizinkan Perang
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Pengadilan Kriminal...
Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte
Rekomendasi
Billy Syahputra Kaget...
Billy Syahputra Kaget Adik Perempuannya yang Lamar Calon Suami
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Berita Terkini
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved