Militer Inggris Tertinggal Jauh Dibanding dengan Rusia, Iran, dan China
Rabu, 25 Desember 2024 - 18:10 WIB
loading...
Militer Inggris tertinggal jauh dibandingkan dengan negara lain. Foto/X/@SputnikInt
A
A
A
LONDON - Inggris tertinggal dari Moskow, Beijing, dan Teheran dalam hal pendanaan pertahanan. Demikian laporan The Times.
Selama dekade terakhir, anggaran pertahanan Inggris hanya tumbuh sebesar 14% (dalam bentuk uang tunai tahun 2022), sementara Rusia, Iran, dan China mengalami peningkatan yang jauh lebih besar, masing-masing sebesar 34%, 57%, dan 60%, sebagaimana disoroti oleh penelitian dari Perpustakaan House of Commons.
Penerbitan tersebut menekankan bahwa kurangnya investasi ini telah menyebabkan menyusutnya jumlah angkatan darat, armada kapal selam yang menua, dan sistem pertahanan udara yang tidak dapat diandalkan.
Dua kapal induk Angkatan Laut Kerajaan, HMS Prince of Wales dan HMS Queen Elizabeth, telah diganggu oleh kerusakan teknis.
Selain itu, militer telah berjuang untuk mengamankan jumlah pesawat F-35 yang diperlukan untuk kapal induk, serta kapal pengawal dan kapal pendukung.
Baca Juga: Tabrak Burung, Pesawat Azerbaijan Jatuh di Kazakhstan
"Jumlah yang ada di angkatan darat, angkatan laut, angkatan udara saat ini di bawah apa yang dibutuhkan untuk menghadapi ancaman yang dihadapi negara kita," kata James Heappey, mantan Menteri Negara Angkatan Bersenjata, dilansir Sputnik.
Selama dekade terakhir, anggaran pertahanan Inggris hanya tumbuh sebesar 14% (dalam bentuk uang tunai tahun 2022), sementara Rusia, Iran, dan China mengalami peningkatan yang jauh lebih besar, masing-masing sebesar 34%, 57%, dan 60%, sebagaimana disoroti oleh penelitian dari Perpustakaan House of Commons.
Penerbitan tersebut menekankan bahwa kurangnya investasi ini telah menyebabkan menyusutnya jumlah angkatan darat, armada kapal selam yang menua, dan sistem pertahanan udara yang tidak dapat diandalkan.
Dua kapal induk Angkatan Laut Kerajaan, HMS Prince of Wales dan HMS Queen Elizabeth, telah diganggu oleh kerusakan teknis.
Selain itu, militer telah berjuang untuk mengamankan jumlah pesawat F-35 yang diperlukan untuk kapal induk, serta kapal pengawal dan kapal pendukung.
Baca Juga: Tabrak Burung, Pesawat Azerbaijan Jatuh di Kazakhstan
"Jumlah yang ada di angkatan darat, angkatan laut, angkatan udara saat ini di bawah apa yang dibutuhkan untuk menghadapi ancaman yang dihadapi negara kita," kata James Heappey, mantan Menteri Negara Angkatan Bersenjata, dilansir Sputnik.
Lihat Juga :