Siapa Glynn Simmons? Pria AS Dinyatakan Tak Bersalah tapi Menghabiskan 48 Tahun di Penjara

Sabtu, 06 Januari 2024 - 19:50 WIB
loading...
Siapa Glynn Simmons?...
Glynn Simmons pernah menjalani hukuman 48 tahun di penjara, padahal dia tak bersalah. Foto/BBC
A A A
GAZA - Glynn Simmons melirik sekilas ke luar jendela kursi penumpang mobil saat dia berkendara bersama temannya di sepanjang jalan bebas hambatan menuju Tulsa, Oklahoma. Pandangannya terpaku pada langit malam yang diterangi bintang.

Ini adalah pemandangan yang tidak dapat disaksikan oleh pria berusia 70 tahun selama hampir setengah abad, setelah menghabiskan sebagian besar hidupnya di penjara karena pembunuhan yang tidak dilakukannya.

"Hal-hal seperti itu… menyaksikan perubahan musim, dedaunan, hal-hal sederhana yang tidak dapat Anda lakukan di penjara. Anda tidak dapat menikmatinya. Anda tidak dapat melihatnya," kata Simmons kepada BBC. “Ini menggembirakan.”

Simmons dibebaskan dari penjara pada Juli 2023. Pada bulan Desember dia dinyatakan tidak bersalah dalam pembunuhan Carolyn Sue Rogers pada tahun 1974. Ini adalah hukuman salah yang paling lama diketahui di AS.

Siapa Glynn Simmons? Pria AS Dinyatakan Tak Bersalah tapi Menghabiskan 48 Tahun di Penjara

1. Dinyatakan Tak Bersalah karena Saksi Mengidentifikasi Tersangka Lain

Siapa Glynn Simmons? Pria AS Dinyatakan Tak Bersalah tapi Menghabiskan 48 Tahun di Penjara

Foto/BBC

Hukumannya dibatalkan setelah pengadilan distrik menemukan bahwa jaksa penuntut belum menyerahkan seluruh bukti kepada pengacara pembela, termasuk bahwa seorang saksi telah mengidentifikasi tersangka lain.

Dia berusia 22 tahun ketika dia dan salah satu terdakwanya, Don Roberts, dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman mati pada tahun 1975, hukuman yang kemudian dikurangi menjadi penjara seumur hidup.

2. Mengidap Kanker Staidum 4

Simmons berbicara kepada BBC minggu ini tentang kebebasan barunya, perjuangannya saat ini melawan kanker stadium 4 dan harapan yang membawanya melewati 48 tahun penjara.

“Menjadi tidak bersalah, itu membantu Anda untuk menjaga iman Anda,” katanya. "Saya berbohong jika saya mengatakan saya tidak kehilangan kepercayaan saya, berkali-kali. Tapi itu seperti karet gelang - Anda mengembang dan kembali."

3. Ditangkap saat Pesta

Pada bulan Januari 1975, Simmons adalah salah satu dari beberapa orang yang ditangkap di sebuah pesta atas "tuduhan perampokan palsu" yang terpisah.

Dia dibawa ke kantor polisi, di mana petugas memintanya untuk berpartisipasi dalam barisan pembunuhan Rogers bulan sebelumnya, dalam perampokan toko minuman keras di pinggiran kota Oklahoma City. Pembunuhan Rogers - yang bekerja sebagai pegawai toko ketika dia ditembak di kepala - masih belum terpecahkan.

"Saya baru saja berusia 21 tahun. Saya tidak punya pengalaman sebelumnya dengan sistem peradilan pidana," kata Simmons. "Saya tidak tahu bahwa saya punya hak untuk mendapatkan pengacara, hak untuk menolak. Saya tidak tahu."

Seorang pelanggan yang tertembak di kepala dalam insiden tersebut diminta untuk memilih tersangka pembunuhan dari daftar hanya beberapa hari setelah keluar dari rumah sakit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Tragis! Pesawat Bawa...
Tragis! Pesawat Bawa Penerjun Payung Jatuh, 12 Orang Tewas
Rekomendasi
Sekjen GMNI Serukan...
Sekjen GMNI Serukan Gotong Royong dan Persatuan Nasional
Janji Tesla 10 Tahun...
Janji Tesla 10 Tahun Lalu Diwujudkan Xiaomi: Robot Charger EV Otomatis
Prabowo Bertemu Menlu...
Prabowo Bertemu Menlu Qatar di Istana Merdeka, Ini Tiga Poin yang Dibahas
Berita Terkini
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved