Tegang! Kapal Patroli Filipina dan China Hampir Tabrakan di Laut China Selatan

Kamis, 27 April 2023 - 22:01 WIB
loading...
Tegang! Kapal Patroli...
Satu kapal penjaga pantai China memotong jalur kapal patroli Filipina yang membawa wartawan di Laut China Selatan. Foto/PHILIPPINE COAST GUARD
A A A
MANILA - Satu kapal penjaga pantai China memotong jalur kapal patroli Filipina yang membawa wartawan di Laut China Selatan hingga menyebabkan hampir tabrakan.

Tim jurnalis AFP di atas kapal lain melihat kejadian tersebut. Bencana yang nyaris terjadi di Kepulauan Spratly pada Minggu (23/4/2023) adalah yang terbaru dalam serangkaian insiden antara China dan Filipina di jalur air yang diperebutkan.

AFP adalah salah satu dari beberapa media yang diundang untuk bergabung dengan dua kapal Penjaga Pantai Filipina dalam patroli sepanjang 1.670 kilometer di Laut China Selatan, mengunjungi selusin pulau dan terumbu karang.

BRP Malapascua dan BRP Malabrigo dibayangi oleh kapal angkatan laut dan penjaga pantai China, dan diperintahkan meninggalkan perairan beberapa kali selama perjalanan enam hari.

"Kami akan bertabrakan di haluan seandainya saya tidak mematikan mesin dan melemparkannya ke belakang," ungkap komandan Malapascua Rodel Hernandez kepada wartawan tentang insiden dekat pada Minggu, menggambarkannya sebagai pertemuan antara "David dan Goliath."

Baca juga: Pakar: F-16 AS Mungkin Tak Bertahan Lama jika Dikirim ke Ukraina

Insiden itu terjadi setelah kapal penjaga pantai Filipina mendekati Second Thomas Shoal, tempat marinir Filipina ditempatkan di kapal angkatan laut yang rusak untuk menegaskan klaim teritorial Manila di perairan tersebut.

Saat Malapascua sepanjang 44 meter mendekati beting, satu kapal Penjaga Pantai China yang ukurannya lebih dari dua kali lipat berlayar ke jalurnya.

Hernandez mengatakan kapal China datang dalam jarak 45 meter dari kapalnya dan hanya tindakan cepatnya yang menghindari kapal berlambung baja itu saling bertabrakan.

AFP menyaksikan insiden itu dari Malabrigo, yang jaraknya kurang dari satu kilometer.

Kapal penjaga pantai China kedua terlihat di dekatnya.

Hernandez mengatakan kapal China secara rutin memblokir kapal penjaga pantainya dan kapal penjaga pantai Filipina lainnya selama patroli mereka di dekat beting.

Namun, hari Minggu adalah yang "paling dekat" dia melihat kapal dari armada lawan hampir bertabrakan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
Dasco Undang Serikat...
Dasco Undang Serikat Buruh dan Pemerintah Bahas Ancaman PHK
Kepuasan Peserta TASPEN...
Kepuasan Peserta TASPEN Terus Membaik, Catat Rekor Positif Sejak Empat Tahun Lalu
20 Negara yang Lolos...
20 Negara yang Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved