Rendahkan Martabat Bangsa Palestina, Warga Bakar Kaos Rasis setelah Dibebaskan dari Penjara Israel
Minggu, 16 Februari 2025 - 15:07 WIB
loading...
Warga Palestina membakar kaos rasis setelah dibebaskand ari penjara Israel. Foto/X/@QudsNen
A
A
A
GAZA - Langkah Israel untuk memaksa warga Palestina yang dibebaskan mengenakan kaos dengan logo Bintang Daud dan tulisan "kami tidak akan melupakan atau memaafkan" dalam bahasa Arab telah memicu kemarahan dan dikecam sebagai "kejahatan rasis".
Pada hari Sabtu, 369 warga Palestina dibebaskan sebagai ganti tiga tawanan di Gaza setelah berhari-hari negosiasi yang menegangkan.
Sebelum pertukaran, Dinas Penjara Israel merilis foto beberapa warga Palestina yang mengenakan kemeja provokatif tersebut. Saat warga Palestina dikembalikan, sejumlah dari mereka mengenakan kemeja mereka di dalam untuk menutupi pesan.
Rekaman yang diambil di Gaza oleh Al Jazeera menunjukkan beberapa warga Palestina membakar kemeja tersebut saat mereka tiba di Rumah Sakit Eropa Gaza di Khan Younis, Gaza.
"Kami mengutuk kejahatan pendudukan dengan menempelkan slogan-slogan rasis di punggung tahanan heroik kami, dan memperlakukan mereka dengan kekejaman dan kekerasan, yang merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum dan norma kemanusiaan," kata Hamas dalam sebuah pernyataan, dilansir Al Jazeera.
Baca Juga: Erdogan Galang Kekuatan Lawan Pencaplokan Gaza
Pada hari Sabtu, 369 warga Palestina dibebaskan sebagai ganti tiga tawanan di Gaza setelah berhari-hari negosiasi yang menegangkan.
Sebelum pertukaran, Dinas Penjara Israel merilis foto beberapa warga Palestina yang mengenakan kemeja provokatif tersebut. Saat warga Palestina dikembalikan, sejumlah dari mereka mengenakan kemeja mereka di dalam untuk menutupi pesan.
Rekaman yang diambil di Gaza oleh Al Jazeera menunjukkan beberapa warga Palestina membakar kemeja tersebut saat mereka tiba di Rumah Sakit Eropa Gaza di Khan Younis, Gaza.
"Kami mengutuk kejahatan pendudukan dengan menempelkan slogan-slogan rasis di punggung tahanan heroik kami, dan memperlakukan mereka dengan kekejaman dan kekerasan, yang merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum dan norma kemanusiaan," kata Hamas dalam sebuah pernyataan, dilansir Al Jazeera.
Baca Juga: Erdogan Galang Kekuatan Lawan Pencaplokan Gaza
Lihat Juga :