Mata Uang Kripto LIBRA Hancur, Presiden Argentina Terancam Dimakzulkan

Minggu, 16 Februari 2025 - 18:15 WIB
loading...
Mata Uang Kripto LIBRA...
Javier Milei terancam dimakzulkan karena mata uang kripto andalannya hancur. Foto/X/@SofiaSici
A A A
LONDON - Anggota parlemen oposisi Argentina mengancam akan memulai proses pemakzulan terhadap Presiden Javier Milei setelah ia mempromosikan mata uang kripto yang kontroversial. Kepala negara tersebut memuji token tersebut, yang anjlok segera setelahnya.

Pada hari Jumat, presiden libertarian merekomendasikan koin kripto LIBRA dalam sebuah posting di X (sebelumnya Twitter). Harga token tersebut melonjak hingga hampir $5 segera setelah pengesahan, tetapi anjlok hingga di bawah USD1 hanya beberapa jam kemudian. Milei menghapus unggahan awalnya lima jam kemudian dan menulis unggahan baru, dengan mengatakan bahwa ia "tidak mengetahui detail proyek tersebut."

Kontroversi tersebut telah memicu tuduhan pelanggaran dari anggota parlemen oposisi negara tersebut. Leandro Santoro, anggota koalisi oposisi, mengecam keterlibatan Milei, dengan mengatakan bahwa dukungannya terhadap mata uang kripto, yang telah dikaitkan dengan kemungkinan penipuan, merupakan penyalahgunaan kepercayaan publik.

"Skandal ini, yang mempermalukan kita dalam skala internasional, mengharuskan kita untuk mengajukan permintaan pemakzulan terhadap presiden," kata Santoro, sebagaimana dikutip oleh Reuters.

Baca Juga: Erdogan Galang Kekuatan Lawan Pencaplokan Gaza

Kantor berita tersebut mencatat bahwa kamar dagang fintech Argentina mengakui kemungkinan adanya apa yang disebut tarik-ulur, semacam permainan curang, di mana pengembang mata uang kripto menarik investasi yang sah, meningkatkan nilai token, hanya untuk kemudian menjual saham mereka.

Pada hari Sabtu, Milei mengatakan, sebagaimana dikutip oleh Bloomberg, bahwa ia telah bertemu dengan KIP Protocol, perusahaan di balik koin kontroversial tersebut, beberapa bulan yang lalu, sebagai bagian dari dorongan yang lebih luas dari pemerintahnya untuk menghidupkan kembali ekonomi negara tersebut dengan menarik investasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Bebas dari Penjara,...
Bebas dari Penjara, Thaksin Shinawatra Dapat Pengampunan Raja Thailand
Berkonflik dengan Presiden...
Berkonflik dengan Presiden Marcos Jr, Wapres Sara Duterte Terancam Dimakzulkan
Wapres Ini Segera Dimakzulkan,...
Wapres Ini Segera Dimakzulkan, Terancam Dilarang Berpolitik Seumur Hidup
Siapa Rumen Radev? Mantan...
Siapa Rumen Radev? Mantan Pilot Jet Tempur yang Berpotensi Jadi PM Bulgaria
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
UATAS dan AFPI Ajak...
UATAS dan AFPI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Berita Terkini
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Infografis
4 Efek Mata Uang Baru...
4 Efek Mata Uang Baru BRICS terhadap Dollar Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved