Kecewa Disingkirkan dalam Urusan Ukraina, Sekjen NATO: Jangan Mengeluh

Minggu, 16 Februari 2025 - 17:20 WIB
loading...
Kecewa Disingkirkan...
NATO disingkirkan AS dari perundingan damai Ukraina dan Rusia. Foto/X/NATO
A A A
MOSKOW - Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte telah mendesak anggota blok Eropa untuk berhenti mengeluh tentang tersingkirnya mereka dalam perundingan damai dan diskusi tentang masa depan Ukraina, dan untuk mengambil tindakan sebagai gantinya.

Berbicara di Konferensi Keamanan Munich (MSC) pada hari Sabtu, Rutte menekankan perlunya ide-ide yang dapat ditindaklanjuti, termasuk pada konflik Rusia-Ukraina dan upaya blok tersebut untuk meningkatkan pengeluaran pertahanannya.

"Berpartisipasilah dalam perdebatan, bukan dengan mengeluh... tetapi dengan mengemukakan ide-ide konkret," katanya, dilansir RT.

Rutte juga mendesak anggota blok tersebut untuk meningkatkan pengeluaran militer mereka, dengan menunjukkan bahwa meskipun ada komitmen sebelumnya, banyak negara belum memenuhi target pengeluaran pertahanan yang disepakati.

Sekjen NATO juga mengonfirmasi blok yang dipimpin AS itu diharapkan mencapai kesepakatan baru tentang target pengeluaran selama pertemuan puncak organisasi mendatang yang dijadwalkan pada bulan Juni.

Baca Juga: Erdogan Galang Kekuatan Lawan Pencaplokan Gaza

Anggota NATO Eropa telah membunyikan alarm atas kemungkinan mereka dapat berakhir dikesampingkan dalam negosiasi perdamaian potensial untuk menyelesaikan konflik Ukraina yang berlangsung hampir tiga tahun setelah panggilan telepon antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan mitranya dari AS Donald Trump pada hari Rabu. Itu adalah kontak tingkat tinggi pertama yang diketahui publik antara kepemimpinan AS dan Rusia sejak eskalasi konflik Ukraina pada bulan Februari 2022.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Kisah Anjing Lucu Curi...
Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya
Rekomendasi
Tak Punya Izin, DPRD...
Tak Punya Izin, DPRD Kota Bogor Desak Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Atur Jabatan Sipil, Usia Pensiun, hingga Rekrutmen Disabilitas
Ade Darmawan Yakin Jokowi...
Ade Darmawan Yakin Jokowi Kecewa Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel
Berita Terkini
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved