Terungkap, Ini Penyebab Tabrakan American Airlines vs Helikopter Black Hawk Tewaskan 67 Orang

Minggu, 16 Februari 2025 - 11:38 WIB
loading...
Terungkap, Ini Penyebab...
NTSB Amerika Serikat mengungkap dugaan penyebab tabrakan antara pesawat American Airlines dan helikopter Black Hawk di atas Washington DC pada 29 Januari lalu. Foto/WMRA
A A A
WASHINGTON - Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) Amerika Serikat (AS) telah mengungkap dugaan penyebab tabrakan antara pesawat American Airlines dan helikopter Black Hawk Angkatan Darat Amerika di atas Washington DC, 29 Januari lalu.

Tragedi ini menewaskan 67 orang, yakni 64 orang di dalam American Airlines dan tiga tentara di dalam Black Hawk.

NTSB telah menemukan indikasi bahwa altimeter helikopter mungkin memberikan pembacaan yang tidak akurat dan bahwa pilotnya mungkin tidak mendengar beberapa komunikasi dari menara kontrol Bandara Nasional Reagan di Washington DC.

Ketua NTSB Jennifer Homendy mengungkapkan rekaman dari kokpit helikopter menunjukkan bahwa awaknya mungkin tidak mendengar perintah untuk lewat di belakang pesawat American Airlines, sebuah arahan yang dapat mencegah kecelakaan mematikan tersebut.

Baca Juga: 5 Fakta Mengejutkan Tabrakan American Airlines vs Helikopter Black Hawk Angkatan Darat AS

Penyelidik mengatakan kecelakaan itu terjadi hanya dalam hitungan detik. Black Hawk dan pesawat komersial tersebut kemungkinan bertemu pada ketinggian sekitar 325 kaki sebelum helikopter jatuh ke Sungai Potomac.

Menurut Homendy, pengendali lalu lintas udara di Bandara Nasional Ronald Reagan mengeluarkan arahan penting 17 detik sebelum insiden, yang memerintahkan helikopter Black Hawk untuk bermanuver di belakang pesawat American Airlines.

Namun, meskipun transmisi tersebut terekam pada perekam suara kokpit kedua peneberbangan, awak helikopter mungkin tidak mendengarnya sepenuhnya.

Homendy menjelaskan bahwa pada saat instruksi tersebut, tombol mikrofon Black Hawk ditekan selama 0,8 detik. Gangguan singkat ini mungkin telah mencegah awak helikopter mendengar kata-kata penting, "lewat di belakang”, yang dapat mengubah jalannya peristiwa.

Selain itu, penyelidik NTSB mencatat perbedaan dalam pembacaan ketinggian awak helikopter sesaat sebelum kecelakaan. Pilot helikopter menyatakan mereka berada pada ketinggian 300 kaki, tetapi pilot instruktur mengeklaim ketinggiannya adalah 400 kaki, menurut Homendy.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Nyaris 2.300 Orang, AS Kirim 2.000 Tentara Bantu Cari Korban
Rekomendasi
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
MNC Digital Entertainment...
MNC Digital Entertainment Raih Penghargaan Bisnis Indonesia Awards 2026 Kategori Media dan Hiburan
Cristiano Ronaldo Dihantui...
Cristiano Ronaldo Dihantui Kutukan Gol di Fase Gugur Piala Dunia
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved