Pembunuh Berantai Charles Sobhraj Dibebaskan dari Penjara, Sekarang Tiba di Prancis

Sabtu, 24 Desember 2022 - 16:09 WIB
loading...
A A A
"Pembunuh Bikini"

Dia lahir di Saigon dari ayah India dan ibu Vietnam yang kemudian menikah dengan pria Prancis. Sobhraj memulai kehidupan kriminal internasional dan berakhir di Thailand pada tahun 1975.

Dikenal ramah dan cerdik, dia terlibat dalam pembunuhan seorang wanita muda Amerika, yang tubuhnya ditemukan di pantai mengenakan bikini.

Dijuluki "pembunuh bikini", Sobhraj akhirnya dikaitkan dengan lebih dari 20 pembunuhan.

Dia ditangkap di India pada tahun 1976 dan akhirnya menghabiskan 21 tahun di penjara di sana, dengan jeda singkat pada tahun 1986 ketika dia membius penjaga penjara dan melarikan diri. Dia ditangkap kembali di Goa.

Dibebaskan pada tahun 1997, Sobhraj tinggal di Paris, memberikan wawancara berbayar kepada wartawan, tetapi kembali ke Nepal pada tahun 2003.

"Karma"

Dia terlihat di kasino bermain baccarat dengan jurnalis Joseph Nathan, salah satu pendiri surat kabar Himalayan Times. Dia kemudian ditangkap.

"Dia tampak tidak berbahaya...Sungguh beruntung saya mengenalinya," kata Nathan kepada AFP, Kamis.

"Saya pikir itu adalah karma."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Jenazah Pemimpin Tertinggi...
Jenazah Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khamenei Tiba di Teheran untuk Upacara Perpisahan
Iran Berduka! Trump...
Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei
Rekomendasi
Berbagi Kebahagiaan,...
Berbagi Kebahagiaan, Komunitas Pajero One Santuni Puluhan Anak Yatim
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Customer Experience, Jasa Marga Gelar Expert Sharing Session
Menteri LH Jumhur Hidayat...
Menteri LH Jumhur Hidayat Berharap Ada Moratorium Penebangan Hutan
Berita Terkini
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Infografis
6 Alasan Ribuan Narapidana...
6 Alasan Ribuan Narapidana Masuk Islam di Penjara AS Setiap Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved