Pembunuh Berantai Charles Sobhraj Dibebaskan dari Penjara, Sekarang Tiba di Prancis

Sabtu, 24 Desember 2022 - 16:09 WIB
loading...
A A A
Pengadilan di Nepal menjatuhkan hukuman seumur hidup kepada Sobhraj pada tahun berikutnya karena membunuh turis AS Connie Jo Bronzich pada tahun 1975. Satu dekade kemudian, dia juga dinyatakan bersalah membunuh rekan Bronzich di Kanada.

Berbicara kepada AFP di antara sesama penumpang Qatar Airways pada hari Jumat, Sobhraj bersikeras dia tidak bersalah atas pembunuhan di Nepal.

"Pengadilan di Nepal, dari Pengadilan Distrik ke Pengadilan Tinggi hingga Mahkamah Agung, semua hakim bias terhadap Charles Sobhraj," katanya.

"Saya tidak bersalah dalam kasus-kasus itu, oke? Jadi saya tidak perlu merasa buruk untuk itu, atau baik. Saya tidak bersalah. Itu dibangun di atas dokumen palsu," tambahnya.

Perwira polisi Thailand Sompol Suthimai—yang pekerjaannya dengan Interpol berperan penting dalam mengamankan penangkapan tahun 1976—telah mendorong agar Sobhraj diekstradisi ke Thailand dan diadili atas pembunuhan di sana.

Namun pada hari Kamis, Sompol mengatakan kepada AFP bahwa dia tidak keberatan dengan pembebasan tersebut, karena dia dan penjahat yang pernah dia kejar sekarang sudah terlalu tua.

"Saya tidak punya perasaan apa pun padanya sekarang setelah sekian lama," kata Sompol, 90.

"Saya pikir dia sudah membayar tindakannya."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
Masa Depan Prancis di...
Masa Depan Prancis di Ujung Tanduk, Ini 3 Pemicunya
Istana Sangkal Kabar...
Istana Sangkal Kabar Presiden Prabowo ke Italia usai Kunjungi Prancis
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 
Rekomendasi
Maraton Microdrama Makin...
Maraton Microdrama Makin Seru di V+Short, Simak Rekomendasinya!
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Berita Terkini
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Infografis
6 Alasan Ribuan Narapidana...
6 Alasan Ribuan Narapidana Masuk Islam di Penjara AS Setiap Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved