Pembunuh Berantai Charles Sobhraj Dibebaskan dari Penjara, Sekarang Tiba di Prancis

Sabtu, 24 Desember 2022 - 16:09 WIB
loading...
Pembunuh Berantai Charles...
Charles Sobhraj, pembunuh berantai asal Prancis yang telah dibebaskan dari penjara Nepal. Foto/REUTERS
A A A
PARIS - Pembunuh berantai asal Prancis; Charles Sobhraj, yang bertanggung jawab atas lebih dari 20 pembunuhan pada tahun 1970-an di seluruh Asia, tiba di negaranya pada Sabtu (24/2/2022). Dia baru saja dibebaskan dari penjara Nepal setelah hampir 20 tahun menjalani hukuman.

Pengadilan Tinggi Nepal memutuskan pada Rabu lalu bahwa dia harus dibebaskan dengan alasan kesehatan dan dideportasi ke Prancis dalam waktu 15 hari.

Pada hari Jumat, dia dibebaskan dan diterbangkan di bandara Kathmandu untuk membawanya ke Paris melalui Doha. Saat dalam penerbangan ke Doha, dia bersikeras kepada seorang jurnalis AFP bahwa dia "tidak bersalah".

Kehidupan Sobhraj telah dibuat menjadi serial "The Serpent", yang diproduksi bersama oleh Netflix dan BBC.

Baca juga: Kabur dari Penjara, Vampir Pembantai 10 Anak Tewas Dihajar Massa

Menyamar sebagai pedagang permata, dia berteman dengan korbannya—banyak dari mereka adalah backpacker Barat di jalur hippie tahun 1970-an—sebelum membius, merampok, dan membunuh mereka.

"Saya merasa luar biasa...Banyak yang harus saya lakukan. Saya harus menuntut banyak orang. Termasuk negara Nepal," kata Sobhraj kepada AFP pada Jumat di atas pesawat.

Ditanya apakah menurutnya dia salah digambarkan sebagai pembunuh berantai, pria berusia 78 tahun itu menjawab: "Ya, ya."

Dia mendarat di Ibu Kota Prancis, Paris, pada Sabtu pagi. Setibanya di Paris, dia dibawa pergi oleh polisi perbatasan untuk pemeriksaan identitas.

Sumber bandara mengatakan dia tidak diinginkan oleh pihak berwenang di Prancis dan setelah semua pemeriksaan dilakukan, dia dapat meninggalkan bandara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
Masa Depan Prancis di...
Masa Depan Prancis di Ujung Tanduk, Ini 3 Pemicunya
Istana Sangkal Kabar...
Istana Sangkal Kabar Presiden Prabowo ke Italia usai Kunjungi Prancis
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Laba Maskapai Penerbangan...
Laba Maskapai Penerbangan Global Diprediksi Anjlok Imbas Lonjakan Harga Avtur 
Rekomendasi
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Berita Terkini
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Infografis
Kapal Induk Kedua Tiba...
Kapal Induk Kedua Tiba di Timur Tengah, AS Serius Ancam Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved