5 Negara Anggota BRICS yang Kebijakannya Membuat Dolar AS Melemah

Jum'at, 25 November 2022 - 23:12 WIB
loading...
5 Negara Anggota BRICS...
BRICS, organisasi ekonomi yang lima anggotanya tak lagi menggunakan dolar AS untuk perdagangan bilateral. Foto/REUTERS
A A A
JAKARTA - BRICS merupakan akronim dari lima nama negara, yaitu Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan (South Africa).

Mulanya, BRICS hanya terdiri dari empat negara tanpa Afrika Selatan, dengan nama BRIC. Namun pada 2010, ketika Afrika Selatan baru bergabung, namanya berubah menjadi BRICS.

BRIC pertama kali dibentuk atas prakarsa ekonom Goldman Sachs Jim O’Neill pada 2001. BRIC tercipta atas dasar kecemasannya pada ekonomi tahun 2050. Untuk itu, dia menggagas BRIC untuk menggambarkan ekonomi yang tumbuh cepat dan mendominasi pada 2050.

Pada awal kemunculannya, BRICS menjadi perhatian dunia. Ini lantaran pertumbuhan ekonomi negara-negara anggota yang berkembang pesat.

Bahkan secara global, BRICS mampu merepresentasikan 40 persen dari populasi penduduk dunia, dengan total 30 persen nilai Produk Domestik Bruto (PDB). Hal ini membuat dolar Amerika Serikat (AS) menjadi lebih kuat.

Namun sejak 10 tahun terakhir, BRICS tengah mengalami banyak masalah perekonomian. Pandemi Covid-19 pun semakin memperparah keadaan. Situasi ini meratakan uang-uang negara emerging market, bahkan dianggap lebih berisiko dibanding negara-negara maju.

Perang Rusia-Ukraina juga ikut andil dalam keterpurukan BRICS. Perang tersebut mengakibatkan Rusia diembargo, yang menyebabkan Iran, Turki, dan Rusia melakukan perdagangan dengan mata uang masing-masing.

Tadinya, mereka khawatir jika menggunakan mata uang sendiri tidak akan berhasil. Tetapi akhirnya China, yang menjadi kekuatan ekonomi dunia, justru ikut membuat transaksi antarnegara dengan menggunakan mata uangnya sendiri. Hal ini dapat memicu transaksi 40 persen penduduk dunia akan dilakukan tanpa dolar AS.

Bagaimana negara-negara tersebut dapat melemahkan dolar AS? Berikut 5 negara anggota BRICS yang kebijakannya membuat dolar AS melemah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Rupiah Membaik Tinggalkan...
Rupiah Membaik Tinggalkan Level Rp18.000 per USD, Ini Sentimennya
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Iran Peringatkan Negara-Negara...
Iran Peringatkan Negara-Negara Teluk Tak Bantu Serangan AS
Rekomendasi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Krakatau Posco Tanamkan...
Krakatau Posco Tanamkan Budaya Keselamatan kepada Generasi Muda
Berita Terkini
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved