Taliban Umumkan Pemerintahan Baru Afghanistan, Ini Respon Indonesia

Rabu, 08 September 2021 - 18:20 WIB
loading...
Taliban Umumkan Pemerintahan...
Indonesia mengatakan masih terus memantau perkembangan situasi di Afghanistan, setelah Taliban mengumumkan pemerintahan sementara. Foto/REUTERS
A A A
JAKARTA - Indonesia mengatakan masih terus memantau perkembangan situasi di Afghanistan, setelah Taliban mengumumkan pemerintahan sementara. Taliban kemarin mengumumkan struktur pemerintahan sementara Afghanistan.

“Indonesia ikuti dari dekat semua perkembangan di Afghanistan, termasuk pengumuman pemerintah sementara, kemarin. Belum terdapat informasi kapan pemerintah permanen akan dibentuk,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Teuku Faizasyah.

Pria yang kerap disapa Faiza itu, melalui pesan singkat kepada Sindonews pada Rabu (8/9/2021), mengatakan, Indonesia berharap Taliban memegang komitmen mereka untuk membuat pemerintahan yang inklusif. Baca juga: Taliban Umumkan Pemerintahan Baru Afghanistan

“Indonesia tetap berharap kiranya pembentukanpemerintah permanen Afghanistan akan merupakan pemerintahan inklusif. Komitmen Pembentukan pemerintahan inklusif ini telah disampaikan oleh juru bicara Taliban sebelumnya,” ujarnya.

Seperti diketahui, Taliban menunjuk Mullah Hasan Akhund, rekan pendiri gerakan itu Mullah Omar,sebagai kepala pemerintahan baru Afghanistan dan Sirajuddin Haqqani, yang organisasinya masuk dalam daftar terorisme Amerika Serikat, sebagai Menteri Dalam Negeri.

Sedangkan Mullah Abdul Ghani Baradar, kepala kantor politik gerakan itu dam sebelumnya disebut-sebut akan didapuk memimpin pemerintahan baru Afghanistan, malah ditunjuk sebagai wakil dari Akhund. Baca juga: Mengenal Lebih Dekat Para Pejabat Imarah Islam Afghanistan
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Update Kecelakaan Kapal...
Update Kecelakaan Kapal di Perairan Malaysia, 7 WNI Meninggal Dunia
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Ini Penyebab Dasar Laut...
Ini Penyebab Dasar Laut Filipina Terangkat 2 Meter akibat Gempa Dahsyat M7,8
Rekomendasi
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Piala Dunia 2026: Akrobat...
Piala Dunia 2026: Akrobat 4 Gol Warnai Hasil Imbang Inggris vs Kroasia di Babak Pertama
Ronaldo Mandul, Portugal...
Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang RD Kongo di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Glenny H Kairupan, Dirut Baru Garuda Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved