Biden Nyatakan Perang Afghanistan Berakhir

Rabu, 01 September 2021 - 15:00 WIB
loading...
A A A
"Kami tetap berkomitmen untuk mengeluarkan mereka jika mereka ingin keluar," tegasnya.

Biden menyebut bahwa pemerintahannya pada hari-hari terakhir telah mengevakuasi lebih dari 5.500 warga Amerika, sekitar 2.500 staf Kedutaan Besar AS yang dipekerjakan secara lokal dan keluarga mereka, ribuan penerjemah dan juru bahasa Afghanistan yang bekerja bersama orang Amerika selama perang.

“Sebagian besar dari mereka yang tetap tinggal adalah warga negara ganda, penduduk lama yang sebelumnya memutuskan untuk tinggal karena akar keluarga mereka di Afghanistan,” ucap Biden.

Baca juga: Evakuasi Berakhir, Ratusan Warga AS 'Tertinggal' di Afghanistan

Biden telah menghadapi hujan kritik, bahkan dari sekutunya sendiri, atas penanganannya terhadap evakuasi.

"Saya bertanggung jawab atas keputusan itu," tegas Biden.

"Beberapa orang mengatakan kita seharusnya memulai evakuasi massal lebih cepat, dan, ‘Tidak bisakah ini dilakukan dengan cara yang lebih tertib.’ Saya dengan hormat tidak setuju,” kata Biden.

“Intinya, tidak ada evakuasi dari akhir perang yang dapat Anda jalankan tanpa kerumitan, tantangan, dan ancaman yang kita hadapi. Tidak ada," ucapnya.

“Kepada mereka yang meminta perang dekade ketiga di Afghanistan, saya bertanya: Apa kepentingan nasional yang vital? Kami berhasil dalam apa yang ingin kami lakukan di Afghanistan lebih dari satu dekade lalu. Kemudian kami tinggal satu dekade lagi,” ia melanjutkan.

Biden kembali ke argumen inti yang telah ia terapkan sepanjang debat soal penarikan pasukan bahwa perang telah lama berjalan; bahwa tujuan keamanan nasional Amerika telah tercapai bertahun-tahun yang lalu, termasuk pembunuhan Osama bin Laden pada 2011; bahwa Afghanistan perlu memerintah dan membela diri; dan bahwa setiap perpanjangan perang hanya akan membuat lebih banyak orang Amerika dalam bahaya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Menang atas Ekuador...
Menang atas Ekuador di Piala Dunia, Suporter Meksiko Ricuh Tewaskan 4 Orang
Rekomendasi
Tim Hotman 911 Laporkan...
Tim Hotman 911 Laporkan Oknum Aparat yang Siksa Perempuan ke Bareskrim
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
Indonesia Ingin Bangun...
Indonesia Ingin Bangun Pusat Keuangan Berdaya Saing Global, Bali Jadi Kandidat Bukan IKN
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved