Kisah Nishimura Mako, Satu-satunya Wanita yang Gabung Yakuza dan Tak Pernah Kalah Bertarung

Jum'at, 15 November 2024 - 10:04 WIB
loading...
Kisah Nishimura Mako,...
Nishimura Mako (depan paling kiri), satu-satunya wanita yang jadi anggota resmi yakuza di Jepang. Foto/The Conservation
A A A
TOKYO - Nishimura Mako adalah seorang wanita mungil berusia akhir 50-an, dengan rambut terurai dan wajah yang halus.

Namun siapa sangka bahwa dia bukanlah wanita Jepang tradisional—dia ditato hingga leher dan tangannya dan jari kelingkingnya hilang. Ini adalah tanda-tanda afiliasi dengan yakuza —sindikat kriminal terkenal di Jepang.

Yakuza didominasi oleh pria dan hanya menyisakan peran informal bagi perempuan.

Biasanya, seorang perempuan yang terlibat dalam yakuza adalah seorang anesan, istri bos yang mengurus anggota muda dan menjadi penengah antara mereka dan suaminya.

Para istri dan mitra anggota mendukung kelompok tersebut secara tidak langsung. Beberapa orang terlibat sampai pada taraf mengelola klub milik yakuza atau mengedarkan narkoba.

Baca Juga: Tebus Dosa Masa Lalu, Penjahat Yakuza Ikut Perang Ukraina Melawan Rusia

Mengutip laporan The Conservation yang ditulis Martina Baradel—peneliti Yakuza—, Mako mengatakan bahwa ketika dia terlibat dengan yakuza di usia 20 tahun, dia mengambil kedua peran tersebut.

Namun dia melangkah lebih jauh—Mako adalah satu-satunya wanita yang pernah mengikuti upacara sakazuki untuk bertukar cangkir sake. Ini adalah ritual yang menegaskan keanggotaan formal dengan kelompok yakuza.

Bergabung dengan Yakuza


Lahir dalam keluarga pejabat pemerintah yang ketat, masa kecil Mako sangat ketat. Kenangannya berkisar pada ayahnya yang otoriter dan tongkat bambu yang digunakan sang ayah untuk mendisiplinkannya.

Selama sekolah menengah pertama (SMP), Mako merasakan dorongan untuk melepaskan diri dari belenggu keluarganya. Jadi, dia berteman dengan teman-teman yang tidak patuh—dan akhirnya dengan geng motor (bōsozoku) yang mengajarinya cara bertarung.

Sifat pemberontak ini membawanya ke seorang anggota yakuza muda, yang membimbingnya dan menunjukkan padanya cara mengumpulkan uang perlindungan, menyelesaikan perselisihan, terlibat dalam pemerasan, dan mencari gadis untuk prostitusi.

Kehidupannya berubah ketika suatu malam dia menerima telepon: temannya berkelahi dan butuh bantuan. Dia berlari untuk menyelamatkan dan menggunakan tongkat, dia mengubah tempat kejadian menjadi pertumpahan darah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Rekor! Polisi Australia...
Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun
Rekomendasi
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Inggris vs Ghana 0-0,...
Inggris vs Ghana 0-0, Laga Hambar di Boston
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved