Evakuasi Berakhir, Ratusan Warga AS 'Tertinggal' di Afghanistan

Selasa, 31 Agustus 2021 - 16:28 WIB
loading...
Evakuasi Berakhir, Ratusan...
Ratusan warga AS dan ribuan warga Afghanistan tertinggal di Afghanistan saat militer AS meninggalkan Kabul. Foto/KSTP TV
A A A
WASHINGTON - Ketika lima pesawat angkut militer Amerika Serikat (AS) terakhir lepas landas dari Afghanistan , mereka meninggalkan hingga 200 warga Amerika dan ribuan orang Afghanistan yang putus asa yang tidak bisa keluar. Kini nasib mereka bergantung pada Taliban untuk mengizinkan mereka keluar dari Afghanistan.

Menteri Luar Negeri Antony Blinken mengatakan AS akan terus berusaha mengeluarkan warga Amerika dan Afghanistan dari negara itu, dan akan bekerja dengan tetangga Afghanistan untuk mengamankan keberangkatan mereka baik melalui darat atau dengan penerbangan charter begitu bandara Kabul dibuka kembali.

“Kami tidak memiliki ilusi bahwa semua ini akan mudah, atau cepat,” kata Blinken, menambahkan bahwa jumlah total orang Amerika yang berada di Afghanistan dan masih ingin pergi mungkin mendekati 100 seperti dikutip dari AP, Selasa (31/8/2021).

Baca juga: Pesawat Terakhir AS Hengkang, Perang Afghanistan Berakhir

Berbicara tak lama setelah Pentagon mengumumkan selesainya penarikan militer AS, Blinken mengatakan Kedutaan Besar AS di Kabul akan tetap tutup dan kosong untuk masa mendatang. Diplomat Amerika, katanya, akan ditempatkan di Doha, Qatar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Berita Terkini
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani dan Istrinya Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved