Sejumlah Warga Inggris Diduga Diam-diam Gabung Taliban di Afghanistan
Sabtu, 14 Agustus 2021 - 07:01 WIB
loading...
Pejuang Taliban berpose dekat helikopter Hind tanpa baling-baling di Bandara Kunduz, Afghanistan. Foto/twitter/@Natocuyuz
A
A
A
LONDON - Gerakan Taliban terus membuat kemajuan pesat saat pasukan Amerika Serikat (AS) dan NATO menarik diri dari Afghanistan .
Taliban kini telah merebut kendali atas Kandahar dan kota Ghazni yang sangat strategis, berada di jalan menuju ibu kota, Kabul.
Beberapa warga Inggris dilaporkan telah secara diam-diam menyelundupkan diri mereka ke Afghanistan untuk bergabung dengan barisan Taliban.
Baca juga: Menhan Inggris Khawatir Afghanistan Jadi Negara Gagal, Surga Para Teroris
“Panggilan telepon teroris dengan aksen Inggris telah disadap,” ungkap seorang pejabat senior intelijen militer yang dikutip The Sun.
Baca juga: Inggris Nyatakan akan Kerahkan Pasukan ke Afghanistan Jika Al-Qaeda Kembali Muncul
Pejabat intelijen itu menambahkan, "Kami telah menerima beberapa penyadapan dari dua pria Inggris, mungkin di bawah 30 tahun, berbicara secara terbuka di ponsel. Salah satunya memiliki aksen London, yang bisa Anda sebut sebagai aksen jalanan."
Baca juga: PBB Peringatkan Dampak Mengerikan Jika Taliban Mencapai Kabul
“Intelijen intermiten” konon menunjukkan bahwa pria Inggris telah mengangkat senjata melawan pemerintah Afghanistan yang berjuang melawan Taliban.
“Kami tidak tahu siapa mereka. Sulit untuk menyebutkan nomornya,” ungkap petugas keamanan.
Taliban kini telah merebut kendali atas Kandahar dan kota Ghazni yang sangat strategis, berada di jalan menuju ibu kota, Kabul.
Beberapa warga Inggris dilaporkan telah secara diam-diam menyelundupkan diri mereka ke Afghanistan untuk bergabung dengan barisan Taliban.
Baca juga: Menhan Inggris Khawatir Afghanistan Jadi Negara Gagal, Surga Para Teroris
“Panggilan telepon teroris dengan aksen Inggris telah disadap,” ungkap seorang pejabat senior intelijen militer yang dikutip The Sun.
Baca juga: Inggris Nyatakan akan Kerahkan Pasukan ke Afghanistan Jika Al-Qaeda Kembali Muncul
Pejabat intelijen itu menambahkan, "Kami telah menerima beberapa penyadapan dari dua pria Inggris, mungkin di bawah 30 tahun, berbicara secara terbuka di ponsel. Salah satunya memiliki aksen London, yang bisa Anda sebut sebagai aksen jalanan."
Baca juga: PBB Peringatkan Dampak Mengerikan Jika Taliban Mencapai Kabul
“Intelijen intermiten” konon menunjukkan bahwa pria Inggris telah mengangkat senjata melawan pemerintah Afghanistan yang berjuang melawan Taliban.
“Kami tidak tahu siapa mereka. Sulit untuk menyebutkan nomornya,” ungkap petugas keamanan.
Lihat Juga :