PBB Peringatkan Dampak Mengerikan Jika Taliban Mencapai Kabul

Jum'at, 13 Agustus 2021 - 19:55 WIB
loading...
PBB Peringatkan Dampak...
PBB mengeluarkan peringatan keras jika pertempuran antara pasukan pemerintah Afghanistan dan Taliban mencapai Kabul, maka dampaknya akan menghancurkan. Foto/Ist
A A A
NEW YORK - PBB mengeluarkan peringatan keras jika pertempuran yang sedang berlangsung antara pasukan pemerintah Afghanistan dan Taliban mencapai Kabul, maka dampaknya akan menghancurkan. Taliban semakin dekat dengan Ibu Kota Afghanistan itu setelah berhasil menguasai Ghazni, yang hanya berjarak 150 kilometer dari Kabul.

Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Stephane Dujarric menekankan pentingnya negosiasi intra-Afghanistan yang sedang berlangsung di Doha, Qatar. Dia memperingatkan bahwa pertempuran di jalan-jalan Kabul akan menyebabkan bencana kemanusiaan besar.

“Kami berharap bahwa diskusi minggu ini di Doha antara perwakilanAfghanistan dan Taliban, bersama dengan utusan regional, dan internasional akan memulihkan jalan menuju penyelesaian yang dinegosiasikan untuk konflik tersebut,” katanya. Baca juga: Dewan HAM PBB Desak Dunia Cegah ‘Bencana’ di Afghanistan

"Jelas bahwa pertempuran perkotaan di kota seukuran Kabul akan memiliki dampak bencana bagi warga sipil, dan kami sangat berharap ini tidak terjadi," sambungnya, seperti dilansir Anadolu Agency pada Jumat (13/8/2021).

Sementara itu, terkait dengan situasi Afghanistan, Taliban mengklaim telah merebut Kandahar, kota terbesar kedua di Afghanistan, yang akan menjadi pukulan telak bagi pasukan pemerintah Afghanistan. Kelompok itu juga dilaporkan telah merebut Herat, Ibu Kota Provinsi Herat.

Jika jatuhnya dua kota itu terkonfirmasi, maka Taliban sudah merebut 12 ibu kota provinsi di Afghanistan hanya dalam hitungan hari. Baca juga: Panglima Militer Afghanistan Dipecat saat Taliban Makin Menggila
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
PBB Menyerukan Penguatan...
PBB Menyerukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Mengapa Blokade Houthi...
Mengapa Blokade Houthi terhadap Arab Saudi Bisa Kacaukan Pasokan Minyak Dunia?
Rekomendasi
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Berita Terkini
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
Infografis
Tiga Dampak Jika Kanada...
Tiga Dampak Jika Kanada Ingin Bergabung dengan Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved