Berseteru, Presiden Brazil Sebut Hakim Agung 'Anak Pelacur'
Sabtu, 07 Agustus 2021 - 12:02 WIB
loading...
Presiden Brazil Jair Bolsonaro. Foto/REUTERS
A
A
A
BRASILIA - Presiden Brazil Jair Bolsonaro mengabaikan seruan untuk menghentikan perseteruannya dengan Mahkamah Agung dan menyebut salah satu hakimnya sebagai “anak pelacur".
Perseteruan memanas terkait klaim Bolsonaro yang tidak berdasar bahwa sistem pemungutan suara negara itu rentan untuk kecurangan.
Baca juga: Viral, Ukiran Pria Telanjang Berusia 800 Tahun di Atap Gereja
Berbicara kepada para pendukung di Brazil selatan, dia menghina Luis Roberto Barroso, hakim agung yang juga mengepalai Mahkamah Agung Pemilu (Supreme Electoral Court).
Penghinaan itu diucapkan selama siaran langsung yang dibagikan di akun Facebook Bolsonaro tetapi kemudian dihapus. Salinannya terus dibagikan di media sosial.
Hakim Barroso, yang berbicara di sebuah forum tentang sistem pemilu setelah komentar yang menghina tersebut, mengatakan bahwa jika tindakannya menyebabkan gangguan seperti itu, berarti itu adalah tanda bahwa dia melakukan tugasnya dengan benar.
Bolsonaro telah mencerca selama berminggu-minggu terhadappemungutan suara elektronik yang digunakan di Brazil dan mendorong adopsi tanda terima tercetak yang dapat dihitung jika ada hasil pemilu yang dipermasalahkan.
Perseteruan memanas terkait klaim Bolsonaro yang tidak berdasar bahwa sistem pemungutan suara negara itu rentan untuk kecurangan.
Baca juga: Viral, Ukiran Pria Telanjang Berusia 800 Tahun di Atap Gereja
Berbicara kepada para pendukung di Brazil selatan, dia menghina Luis Roberto Barroso, hakim agung yang juga mengepalai Mahkamah Agung Pemilu (Supreme Electoral Court).
Penghinaan itu diucapkan selama siaran langsung yang dibagikan di akun Facebook Bolsonaro tetapi kemudian dihapus. Salinannya terus dibagikan di media sosial.
Hakim Barroso, yang berbicara di sebuah forum tentang sistem pemilu setelah komentar yang menghina tersebut, mengatakan bahwa jika tindakannya menyebabkan gangguan seperti itu, berarti itu adalah tanda bahwa dia melakukan tugasnya dengan benar.
Bolsonaro telah mencerca selama berminggu-minggu terhadappemungutan suara elektronik yang digunakan di Brazil dan mendorong adopsi tanda terima tercetak yang dapat dihitung jika ada hasil pemilu yang dipermasalahkan.
Lihat Juga :