Militer China Kepung Taiwan untuk Simulasi Invasi Besar-besaran, AS Tak Bisa Berbuat Banyak

Rabu, 02 April 2025 - 19:40 WIB
loading...
Militer China Kepung...
China kepung Taiwan untuk latihan perang besar-besaran. Foto/X/@Megatron_ron
A A A
BEIJING - Militer China menggelar latihan tembak langsung di Selat Taiwan untuk mensimulasikan serangan terhadap pelabuhan-pelabuhan utama dan fasilitas-fasilitas energi.

Latihan tersebut, dengan nama sandi "Strait Thunder", merupakan eskalasi latihan militer yang digelar China pada hari Selasa di sekitar Taiwan, pulau demokrasi yang diklaim Beijing sebagai wilayahnya.

Kantor kepresidenan Taiwan mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka "mengutuk keras" "provokasi militer", yang semakin menjadi rutinitas di tengah memburuknya hubungan lintas selat.

Latihan militer itu dilakukan saat China mempertajam retorikanya terhadap Presiden Taiwan Lai Ching-te, dengan menjulukinya sebagai "parasit" dan "separatis". Lai awal bulan ini menyebut Tiongkok sebagai "kekuatan asing yang bermusuhan".

Latihan militer itu dimaksudkan sebagai "peringatan serius dan penahanan yang kuat terhadap kekuatan separatis 'kemerdekaan Taiwan'", kata pernyataan dari Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLA).

Tentara itu juga merilis serangkaian kartun yang menggambarkan Lai sebagai "parasit" yang "meracuni pulau Taiwan" dan - disertai gambar Lai yang dipanggang di atas api - "mendatangkan kehancuran total".

Baca Juga: Rusia Kecam Trump karena Mengancam Akan Mengebom Iran

Video lain oleh PLA, berjudul "Tundukkan setan dan kalahkan kejahatan", menyamakan kemampuan militer dengan kekuatan magis Raja Kera, karakter Tiongkok mistis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Iran Menggila! Markas...
Iran Menggila! Markas Jet Tempur F-18 AS di Pangkalan Udara Al-Azraq Yordania Dibombardir
Serangan AS Nyaris Hantam...
Serangan AS Nyaris Hantam Rumah Sakit Kanker Anak, Iran: Barbar!
Rekomendasi
Soal Putusan PTUN, Pengacara:...
Soal Putusan PTUN, Pengacara: Satuan Pendidikan di Bawah BLU UIN Jakarta Tetap Berjalan
Mesin Diesel dan Bensin...
Mesin Diesel dan Bensin Toyota Kini Jadi Alat Peraga di Dua SMK Lombok, Ini Alasannya
Agent Kim Reactivated...
Agent Kim Reactivated Rajai Netflix Global, Jadi Drama Korea Terpopuler di 22 Negara
Berita Terkini
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Infografis
Pentagon: China Bisa...
Pentagon: China Bisa Hancurkan Semua Kapal Induk AS dalam 20 Menit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved