Hongaria Mundur dari ICC saat Kunjungan Buronan Penjahat Perang Netanyahu
Kamis, 03 April 2025 - 18:21 WIB
loading...
Perdana Menteri Hongaria sayap kanan Viktor Orban. Foto/anadolu
A
A
A
BUDAPEST - Pemerintah Hongaria memutuskan menarik diri dari Pengadilan Kriminal Internasional (ICC), hari ini, tak lama setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tiba di negara itu untuk kunjungan kenegaraan.
Netanyahu merupakan buronan berdasarkan surat perintah penangkapan ICC.
Perdana Menteri Hongaria sayap kanan Viktor Orban mengundang Netanyahu ke Budapest pada bulan November, sehari setelah ICC mengeluarkan surat perintah penangkapannya atas tuduhan kejahatan perang di Gaza.
Israel telah membunuh lebih dari 50.400 warga Palestina sejak Oktober 2023 di Gaza.
Sebagai anggota pendiri ICC, Hongaria berkewajiban menangkap dan menyerahkan siapa pun yang tunduk pada surat perintah dari pengadilan tersebut, tetapi Orban menegaskan Hongaria tidak akan menghormati putusan yang disebutnya, "Kurang ajar, sinis, dan sama sekali tidak dapat diterima."
Netanyahu merupakan buronan berdasarkan surat perintah penangkapan ICC.
Perdana Menteri Hongaria sayap kanan Viktor Orban mengundang Netanyahu ke Budapest pada bulan November, sehari setelah ICC mengeluarkan surat perintah penangkapannya atas tuduhan kejahatan perang di Gaza.
Israel telah membunuh lebih dari 50.400 warga Palestina sejak Oktober 2023 di Gaza.
Sebagai anggota pendiri ICC, Hongaria berkewajiban menangkap dan menyerahkan siapa pun yang tunduk pada surat perintah dari pengadilan tersebut, tetapi Orban menegaskan Hongaria tidak akan menghormati putusan yang disebutnya, "Kurang ajar, sinis, dan sama sekali tidak dapat diterima."
Lihat Juga :