Trump akan Dihukum terkait Pemilihan Umum 2020 Jika Tidak Menang Pilpres 2024

Rabu, 15 Januari 2025 - 06:15 WIB
loading...
Trump akan Dihukum terkait...
Presiden terpilih AS Donald Trump. Foto/tasnim
A A A
WASHINGTON - Donald Trump akan dihukum atas kejahatan terkait upayanya yang gagal untuk mempertahankan kekuasaan pada tahun 2020 jika saja dia tidak menang dalam pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat (AS) tahun lalu, menurut penasihat khusus yang menyelidikinya.

Laporan Jack Smith yang merinci temuan timnya tentang upaya Trump menumbangkan demokrasi dirilis Departemen Kehakiman pada Selasa pagi (14/1/2025).

Setelah pemberontakan di US Capitol pada 6 Januari 2021, Smith ditunjuk sebagai penasihat khusus untuk menyelidiki upaya Trump membatalkan pemilihan umum 2020.

Penyelidikannya berpuncak pada laporan terperinci yang diserahkan kepada Jaksa Agung Merrick Garland.

Di dalamnya, Smith menegaskan dia yakin bukti akan cukup untuk menghukum Trump dalam persidangan jika keberhasilannya dalam pemilihan umum 2024 tidak membuat penuntutan tidak mungkin dilanjutkan.

“Pandangan departemen bahwa konstitusi melarang dakwaan dan penuntutan berkelanjutan terhadap seorang presiden adalah kategoris dan tidak bergantung pada beratnya kejahatan yang didakwakan, kekuatan bukti pemerintah, atau manfaat penuntutan, yang sepenuhnya didukung kantor tersebut,” tulis Smith.

“Memang, kecuali untuk pemilihan Trump dan kembalinya Trump ke kursi kepresidenan dalam waktu dekat, kantor tersebut menilai bukti yang dapat diterima sudah cukup untuk memperoleh dan mempertahankan hukuman di pengadilan,” papar dia.

Trump dimakzulkan atas perannya dalam memicu kerusuhan 6 Januari, dituduh oleh panel kongres sebagai bagian dari “konspirasi multi-bagian” dan akhirnya didakwa Departemen Kehakiman atas empat tuduhan, termasuk “konspirasi untuk menipu” AS.

Trump mengaku tidak bersalah atas semua tuduhan. Setelah pembebasan, Trump, dalam posting di situs Truth Social miliknya, menyebut Smith sebagai “jaksa bodoh yang tidak dapat mengadili kasusnya sebelum pemilihan”.

Dia menggambarkan kasus-kasus tersebut sebagai upaya bermotif politik untuk merusak kampanye dan gerakan politiknya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Selat Hormuz Ditutup,...
Selat Hormuz Ditutup, AS dan Iran Saling Lancarkan Serangan Rudal
Trump Lapor ke Kongres...
Trump Lapor ke Kongres AS, Operasi Militer terhadap Iran Dimulai Lagi
Rekomendasi
Lima Akomodasi di Bali...
Lima Akomodasi di Bali Ini Ramah Lingkungan, Hadirkan Sajian Organik hingga Wellness Retreat
BPDP Dukung Penguatan...
BPDP Dukung Penguatan Kemitraan Sawit Indonesia dengan Rusia
INDEF: Wacana Layer...
INDEF: Wacana Layer Cukai Rokok Murah Berisiko Tekan Penerimaan Negara
Berita Terkini
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Infografis
Donald Trump Menang...
Donald Trump Menang Pemilihan Presiden Amerika Serikat 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved