Ekrem Imamoglu Resmi Dipilih Jadi Capres dari Kubu Oposisi Turki

Senin, 24 Maret 2025 - 19:09 WIB
loading...
Ekrem Imamoglu Resmi...
Ekrem Imamoglu resmi dipilih jadi capres dari kubu oposisi Turki. Foto/Xinhua/Liu Lei
A A A
ISTANBUL - Hampir 15 juta orang memilih Wali Kota Istanbul yang dipenjara, Ekrem Imamoglu, dalam pemilihan pendahuluan presiden yang diselenggarakan oleh oposisi utama Turki , CHP.

Sebagai tanda dukungan nasional yang semakin besar, partai tersebut mengumumkan pada Senin malam bahwa sekitar 1,7 juta anggota bergabung dengan 13 juta anggota non-partai dalam mendukung Imamoglu untuk menjadi kandidat resminya untuk pemilihan presiden berikutnya, yang akan berlangsung pada tahun 2028.

Protes massal telah terjadi sejak Imamoglu, yang secara luas dianggap sebagai penantang utama Presiden Recep Tayyip Erdogan, ditahan pada hari Rabu. Pada hari Minggu, ia secara resmi dipenjara, yang memperburuk kerusuhan.

Kritikus Erdogan bersikeras bahwa pemilihan pendahuluan yang akan datanglah yang memicu penangkapan. Orang-orang datang dalam jumlah yang sangat besar sehingga pemungutan suara diperpanjang tiga setengah jam.

Pemerintah Erdogan telah membantah bahwa penangkapan Imamoglu bermotif politik, dan bersikeras bahwa pengadilan Turki bersifat independen.

Mehmet Celik dari harian pro-pemerintah Daily Sabah mengatakan kepada Al Jazeera bahwa CHP dan kritikus pemerintah harus memberikan jawaban atas “tuduhan serius” terhadap Imamoglu.

Namun, CHP berusaha untuk menggandakan klaim tersebut karena menetapkan bahwa Imamoglu adalah kandidat resminya.

“Jumlah suara untuk Ekrem Imamoglu dari anggota kami dan kotak suara solidaritas lebih dari 14 juta 850 ribu,” tulis ketua Ozgur Ozel di X. “Hasil hari ini telah sepenuhnya membuka legitimasi Erdogan untuk dipertanyakan dan membuat kotak suara pemilihan awal tak terelakkan. Mari kita keluar dan menantang!”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
Demi Moral, Turki Tolak...
Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Komika Turki Ditangkap...
Komika Turki Ditangkap atas Tuduhan Menghina Islam dan Erdogan
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Dramatis, Korban Gempa...
Dramatis, Korban Gempa Venezuela Dievakuasi Hidup-hidup Setelah 8 Hari Tertimbun
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Itamar Ben Gvir Batal Ikuti Pertemuan di Markas PBB New York, Takut Ditangkap?
Rekomendasi
Gol Telat Mikel Merino...
Gol Telat Mikel Merino Antar Spanyol ke Perempat Final Piala Dunia 2026
Deretan Fakta Menarik...
Deretan Fakta Menarik Usai Spanyol Singkirkan Portugal
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
Berita Terkini
Revolusi Islam di Iran...
Revolusi Islam di Iran Akan Terus Berlanjut, Ini 3 Indikasi Utamanya
Kehancuran Israel Bukan...
Kehancuran Israel Bukan dari Musuh Asing! Mayoritas Warga Zionis Takut Terjadi Perang Saudara
5 Pemakaman Tokoh Dunia...
5 Pemakaman Tokoh Dunia dengan Biaya Fantastis, Ada yang Capai Rp14,4 Triliun
Setelah 2 Dekade, Hamas...
Setelah 2 Dekade, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan Gaza
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved