Penunjukan Obama Jadi Host Podcast Ramadhan Picu Kontroversi

Jum'at, 26 Februari 2021 - 17:41 WIB
loading...
Penunjukan Obama Jadi Host Podcast Ramadhan Picu Kontroversi
Spotify dapuk Barack dan Michelle Obama sebagai host untuk acara podcast Ramadhan. Foto/wmagazine.com
A A A
WASHINGTON - Raksasa layanan musik streaming Spotify mengumumkan telah menunjuk Barack dan Michelle Obama sebagai host untuk acara podcast mereka di bulan Ramadhan . Podcast tersebut akan menyoroti suara Muslim selama bulan suci umat Islam yang akan datang.

Mantan presiden Amerika Serikat (AS) dan istrinya itu akan ambil bagian dalam podcast "Higher Ground: Tell Them, I Am" di Spotify, yang menampilkan antara lain aktivis, artis, dan atlet Muslim.

Spotify rupanya berniat untuk memberikan sesuatu yang baru dalam acara Stream On terbarunya.



Musim pertama podcast "Tell Them, I Am" ditayangkan pada bulan Ramadhan pada tahun 2019. Saat itu, acara ini dipandu oleh Misha Euceph, seorang jurnalis dan produser Pakistan-Amerika. Acara ini menampilkan aktor dan sutradara Mesir-Amerika Ramy Youssef, komedian Ahamed Weinberg, dan aktris Alia Shawkat.

"Ceritanya universal dan semua tamunya adalah Muslim," kata Euceph di acara Stream On.

"Tujuan utamanya adalah agar orang merasakan sesuatu, agar mereka jatuh cinta dengan orang yang mereka dengarkan tanpa pernah memikirkan siapa mereka dan seperti apa penampilan mereka," imbuhnya seperti dikutip dari Al Araby, Jumat (26/2/2021).



Namun rupanya pengumuman ini memicu respon negatif dari umat Muslim. Banyak di antaranya menyoroti catatan kebijakan luar negeri Obama selama menjabat sebagai presiden.

"Apakah Anda bercanda?! Setelah menjatuhkan bom setiap 8 menit selama 8 tahun berturut-turut di negara-negara mayoritas Muslim, mereka ingin dia, Barack Obama, dari semua orang berbicara tentang pengalaman Muslim yang beragam?! Mengapa mereka tidak bisa mendapatkan Muslim sebenarnya yang melakukan ini?" tulis seorang pengguna Twitter.

"Puasa kamu tidak dihitung jika kamu mendengarkan podcast ini. Ameen," canda pengguna Twitter lainnya.



Sikap negatif terhadap kepresidenan Obama di kalangan umat Islam sangat kontras dengan optimisme yang dirasakan banyak orang tentang kepresidenannya di awal masa jabatannya.

Dalam pidato pengukuhannya pada tahun 2009, Obama mengumumkan kepada dunia Muslim bahwa Amerika sedang mencari jalan baru ke depan, berdasarkan pada kepentingan bersama dan saling menghormati.

Namun demikian, jajak pendapat demi jajak pendapat menunjukkan meningkatnya kekecewaan di antara umat Muslim dengan pemerintahan Obama.



Jajak pendapat Pew tahun 2012 dari enam negara mayoritas Muslim menunjukkan bahwa sikap serupa atau lebih buruk terhadap AS di bawah pemerintahan Obama, dibandingkan dengan tahun-tahun pemerintahan Bush. Sebagian besar karena masalah kebijakan luar negeri.
(ian)
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright © 2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.1484 seconds (0.1#10.140)