China Usir Kapal Perang AS dari Pulau Sengketa di Laut China Selatan

Rabu, 23 Desember 2020 - 12:13 WIB
loading...
China Usir Kapal Perang...
Kapal perang Amerika Serikat, USS John S McCain. Foto/USNI News
A A A
BEIJING - Militer China mengatakan aset Angkatan Laut dan Angkatan Udara-nya telah mengusir kapal perang Amerika Serikat (AS) , USS John S. McCain, dari perairan di dekat pulau-pulau yang disengketakan di Laut China Selatan .

"Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) mengusir kapal perusak AS USS John S. McCain setelah masuk tanpa izin ke perairan teritorial China di lepas pantai Kepulauan Nansha di Laut China Selatan," kata juru bicara Komando Teater Selatan PLA, Kolonel Tian Junli, dalam sebuah pernyataan. (Baca: Lagi, Kapal Perang AS Dekati Pulau yang Diklaim China di Laut China Selatan )

"PLA menentang tindakan AS yang membahayakan kedaulatan dan keamanan China, serta perdamaian di Laut China Selatan," ujarnya, yang menambahkan bahwa militer China tetap waspada tinggi.

Nansha adalah nama yang diberikan China untuk Kepulauan Spratly, sebuah kepulauan dari pulau-pulau kecil dan terumbu bawah laut yang diklaim oleh banyak negara. Beijing telah membangun pulau-pulau buatan di beberapa terumbu karang dan membangun fasilitas militer untuk mendukung klaim teritorialnya.

Angkatan Laut AS mengonfirmasi keberadaan kapal perusak berpeluru kendali di daerah tersebut, tetapi memiliki narasi yang sangat berbeda tentang peristiwa tersebut.

"(USS John S.) McCain meluncur melewati pulau-pulau yang disengketakan dalam demonstrasi lain tentang kebebasan navigasi laut," kata Armada ke-7 Angkatan Laut AS yang berbasis di Yokosuka, Jepang.

"(USS John S.) McCain tidak membutuhkan izin untuk pindah atau memberikan peringatan, untuk menunjukkan bahwa jalur yang tidak salah mungkin tidak tunduk pada pembatasan tersebut," kata juru bicara armada tersebut, Letnan Joe Keiley, seperti dikutip Russia Today, Rabu (23/12/2020). (Baca juga: AS Beri Indonesia Miliaran Dollar Jika Normalisasi dengan Israel )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Ngeri! Macan Tutul Masuk...
Ngeri! Macan Tutul Masuk Toko Miras, Serang Pegawai lalu Acak-Acak Minuman
Rekomendasi
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved