Rusia Ungkap AS Bangun Infrastruktur untuk Jet Berkemampuan Nuklir di Greenland

Jum'at, 10 Januari 2025 - 19:13 WIB
loading...
Rusia Ungkap AS Bangun...
Penerbang dari Grup Operasi Ekspedisi ke-41 melakukan uji coba mesin pada pesawat F-35A Lightning II di landasan di Pangkalan Udara Thule, Greenland, 26 Januari 2023. Foto/Departemen Pertahanan AS/Sersan Mayor Benjamin Wiseman
A A A
MOSKOW - Amerika Serikat (AS) tengah membangun infrastruktur lapangan terbang di Greenland untuk pesawat yang mampu membawa hulu ledak nuklir, menurut Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Denmark Vladimir Barbin kepada Sputnik.

Bulan lalu, Presiden terpilih AS Donald Trump, yang akan memangku jabatan pada 20 Januari, menyebutnya sebagai "keharusan mutlak" bagi Amerika Serikat untuk memiliki Greenland, dan mengomentari keputusannya mengangkat duta besar AS yang baru untuk Denmark.

Perdana Menteri (PM) Greenland Mute Egede telah menanggapi dengan mengatakan pulau itu tidak untuk dijual.

"Pangkalan Luar Angkasa Pituffik AS yang berbasis di pulau itu (bekas Pangkalan Udara Thule) saat ini menjadi bagian dari sistem AS untuk memperingatkan tentang serangan nuklir dari arah Arktik. Pangkalan itu tengah menjalani modernisasi menyeluruh, termasuk sistem radar senilai miliaran dolar. Pangkalan itu juga tengah membangun infrastruktur lapangan terbang untuk jet tempur F-35, yang mampu membawa senjata nuklir. Jet-jet semacam itu telah menggunakan lapangan terbang pangkalan itu untuk latihan," ujar Barbin.

Militer AS telah hadir secara permanen di Greenland sejak Perang Dunia II, menurut duta besar tersebut.

"Rusia mendukung peningkatan stabilitas di Arktik. Hal itu hanya mungkin dilakukan atas dasar menciptakan sistem keamanan internasional yang setara bagi semua negara Arktik," papar Barbin.

Masa Depan Greenland Harus Ditentukan Tanpa Campur Tangan Pihak Luar


"Greenland tertarik mengembangkan kerja sama internasional yang saling menguntungkan, termasuk dengan Amerika Serikat. Pertanyaan tentang nasib Greenland harus diputuskan berdasarkan ekspresi keinginan warga Greenland sendiri dalam kerangka undang-undang Denmark saat ini dan tanpa campur tangan pihak luar," ujar Barbin.

Trump mengatakan kepada wartawan pada awal Januari bahwa dia tidak dapat menjamin tidak akan menggunakan kekuatan militer untuk mengambil alih Greenland.

Kemudian, Wakil Sekretaris Pers Pentagon Sabrina Singh mengatakan saat ini tidak ada rencana militer untuk mengambil alih Greenland dengan paksa.

Trump pertama kali mengumumkan klaimnya atas Greenland pada tahun 2019, saat dia menjalani masa jabatan presiden pertamanya.

Greenland merupakan koloni Denmark hingga tahun 1953. Greenland tetap menjadi bagian dari kerajaan, tetapi menerima otonomi dengan kemungkinan pemerintahan sendiri dan pemilu independen dalam kebijakan dalam negeri pada tahun 2009.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Serangan Rudal AS Hancurkan...
Serangan Rudal AS Hancurkan Masjid di Yaman
Incar 3 Periode, Trump:...
Incar 3 Periode, Trump: Saya Tidak Bercanda
Donald Trump Marah Besar...
Donald Trump Marah Besar kepada Putin, Ada Apa Gerangan?
Trump Ingin Kembali...
Trump Ingin Kembali Berkomunikasi via Telepon dengan Putin, Apa yang Dibahas?
3 Ancaman Terbesar Militer...
3 Ancaman Terbesar Militer AS, Paling Utama dan Pertama Adalah China
Agen FSB Rusia Selidiki...
Agen FSB Rusia Selidiki Senjata Sonik di Serbia
Trump Tuntut Ukraina...
Trump Tuntut Ukraina Bayar Kembali Semua Bantuan AS dengan Bunganya
Trump Ancam Mengebom...
Trump Ancam Mengebom Iran Jika Teheran Tak Sepakati Perjanjian Nuklir
Gempa M 7,1 Guncang...
Gempa M 7,1 Guncang Kepulauan Tonga, Picu Peringatan Tsunami
Rekomendasi
PSSI Dikabarkan Dekati...
PSSI Dikabarkan Dekati Tristan Gooijer, Proses Naturalisasi Dimulai?
Pabrik Hyundai di Georgia...
Pabrik Hyundai di Georgia Siap Produksi Ioniq 9 Tepat Waktu
Tes DNA Pakai Aplikasi...
Tes DNA Pakai Aplikasi Tanpa Harus Datang ke Ahli Medis
Berita Terkini
2 Negara Anggota NATO...
2 Negara Anggota NATO Akan Kerahkan Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
2 jam yang lalu
Serangan Rudal AS Hancurkan...
Serangan Rudal AS Hancurkan Masjid di Yaman
7 jam yang lalu
Ini Pesan Hamas untuk...
Ini Pesan Hamas untuk Warga Palestina yang Merayakan Idulfitri saat Agresi Israel
8 jam yang lalu
Sampaikan Khotbah Salat...
Sampaikan Khotbah Salat Idulfitri, Khamenei: Israel Harus Diberantas
9 jam yang lalu
Incar 3 Periode, Trump:...
Incar 3 Periode, Trump: Saya Tidak Bercanda
10 jam yang lalu
Iran Rayakan Idulfitri...
Iran Rayakan Idulfitri pada Senin, Presiden Masoud Pezeshkian Serukan Persatuan Negara-negara Islam
11 jam yang lalu
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved