Langgar Garis Merah Selat Taiwan, Taipei: China Harus Mundur!
Selasa, 22 September 2020 - 16:54 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/Sindonews
A
A
A
TAIPEI - Taiwan menuntut China untuk mundur dan menuduhnya mengancam perdamaian. Pernyataan itu dikeluarkan setelah seorang pejabat Beijing menolak perbatasan laut setelah serangan baru-baru ini.
Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu mendesak Beijing untuk kembali ke standar internasional yang beradab setelah seorang juru bicara kementerian Luar Negeri China mengatakan tidak ada yang disebut garis tengah di Selat Taiwan karena Taiwan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari wilayah China.
"Garis tengah telah menjadi simbol untuk mencegah konflik militer dan menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan selama bertahun-tahun. Komentar Kementerian Luar Negeri China setara dengan menghancurkan status quo," ujar Wu kepada wartawan seperti dikutip dari France24, Selasa (22/9/2020).
"Saya menyerukan kepada komunitas internasional untuk mengutuk PKC karena kata-kata dan perbuatannya yang berbahaya dan provokatif yang mengancam perdamaian...China harus mundur," tambahnya dalam sebuah tweet.(Baca juga: Ketegangan Kian Memanas, Taiwan Akan Membalas Jika Diserang China )
China menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya, bahkan dengan kekerasan, meskipun Taiwan telah memiliki pemerintahan sendiri selama lebih dari tujuh dekade.
Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu mendesak Beijing untuk kembali ke standar internasional yang beradab setelah seorang juru bicara kementerian Luar Negeri China mengatakan tidak ada yang disebut garis tengah di Selat Taiwan karena Taiwan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari wilayah China.
"Garis tengah telah menjadi simbol untuk mencegah konflik militer dan menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan selama bertahun-tahun. Komentar Kementerian Luar Negeri China setara dengan menghancurkan status quo," ujar Wu kepada wartawan seperti dikutip dari France24, Selasa (22/9/2020).
"Saya menyerukan kepada komunitas internasional untuk mengutuk PKC karena kata-kata dan perbuatannya yang berbahaya dan provokatif yang mengancam perdamaian...China harus mundur," tambahnya dalam sebuah tweet.(Baca juga: Ketegangan Kian Memanas, Taiwan Akan Membalas Jika Diserang China )
China menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya, bahkan dengan kekerasan, meskipun Taiwan telah memiliki pemerintahan sendiri selama lebih dari tujuh dekade.
Lihat Juga :