Terancam Kalah pada Pemilu 2024, Presiden Biden Gaet Anak Muda dengan Legalisasi Ganja

Rabu, 01 Mei 2024 - 17:40 WIB
loading...
Terancam Kalah pada...
Presiden AS Joe Biden akan melegalkan ganja. Foto/AP
A A A
WASHINGTON - Presiden Joe Biden pada akhirnya mungkin akan melarang TikTok. Namun ia akan memberikan sesuatu kembali kepada generasi muda yaitu pelonggaran cengkeraman pemerintah federal terhadap ganja.

Menghadapi melemahnya dukungan dari kelompok pemilih berhaluan kiri yang sangat penting bagi harapannya untuk terpilih kembali pada bulan November, Biden telah membuat sejumlah langkah pada tahun pemilu yang dimaksudkan untuk menarik khususnya bagi pemilih muda.

Langkahnya untuk mengklasifikasi ulang ganja sebagai obat yang tidak terlalu berbahaya adalah yang terbaru, terjadi beberapa minggu setelah ia membatalkan pinjaman mahasiswa untuk 206.000 peminjam lainnya. Dia juga menjadikan hak aborsi sebagai hal yang penting dalam upayanya untuk terpilih kembali.

Dorongan untuk menyoroti isu-isu yang disukai pemilih muda muncul ketika Biden berjuang untuk mempertahankan koalisi yang mengirimnya ke Gedung Putih pada tahun 2020.

Biden, presiden tertua dalam sejarah AS, sedang berjuang melawan persepsi di kalangan pemilih bahwa ia kehilangan langkah seiring bertambahnya usia. Ketidakpuasan terhadap penanganannya terhadap perang Israel melawan Hamas di Gaza telah meledak menjadi kerusuhan di kampus-kampus. Meskipun inflasi telah surut dari puncaknya dan pasar kerja tetap kuat, jajak pendapat menunjukkan masyarakat Amerika masih menyalahkan Biden atas tingginya harga dan suku bunga, yang membuat pembeli pertama keluar dari pasar perumahan.

Sebuah proposal yang diajukan oleh Badan Pemberantasan Narkoba AS (Drug Enforcement Administration) akan mengakui penggunaan ganja secara medis dan mengakui potensi penyalahgunaannya lebih kecil dibandingkan beberapa obat-obatan paling berbahaya di negara ini. Namun, undang-undang tersebut tidak akan langsung melegalkan ganja untuk penggunaan rekreasi.

Biden menyerukan peninjauan undang-undang ganja federal pada bulan Oktober 2022 dan memberikan pengampunan kepada ribuan orang Amerika yang dihukum secara federal karena memiliki obat tersebut. Dia juga meminta gubernur dan pemimpin daerah untuk mengambil langkah serupa untuk menghapus keyakinan terhadap ganja.

“Rakyat Amerika telah menjelaskan dari satu negara ke negara lain bahwa legalisasi ganja tidak bisa dihindari,” kata anggota Parlemen Earl Blumenauer, seorang Demokrat Oregon dan pendukung awal pelonggaran undang-undang ganja, dalam sebuah pernyataan. “Pemerintahan Biden-Harris mendengarkan.”

Biden dan Wakil Presiden Kamala Harris sama-sama memuji dukungan mereka terhadap reformasi undang-undang ganja untuk menandai libur ganja 20/4 tepat pada pukul 16:20. Sabtu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: ‘Anda Curang atau Bodoh’
Hunter Biden Tantang...
Hunter Biden Tantang Putra-putra Trump untuk Pertandingan Tinju
Willy Winarko Ajak Anak...
Willy Winarko Ajak Anak Muda Berani Melangkah, Kenalkan Sepatu Edisi Khusus Weidenmann Urban
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Tegas, Sri Mulyani Minta...
Tegas, Sri Mulyani Minta Anak Buahnya Netral di Pemilu 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved