Ketegangan Kian Memanas, Taiwan Akan Membalas Jika Diserang China

Senin, 21 September 2020 - 10:30 WIB
loading...
Ketegangan Kian Memanas,...
Sebuah pesawat jet tempur Taiwan siaga di Pangkalan Angkatan Udara Taiwan di Hsinchu. Foto/CNA
A A A
TAIPEI - Taiwan tidak akan membuat langkah provokatif, tetapi akan membalas tembakan jika pasukan China menyerang pulau tersebut. Reaksi Taipei disampaikan seorang sumber militer setempat pada hari Minggu di tengah ketegangan di Selat Taiwan yang semakin memanas.

Sebanyak 18 pesawat militer China bermanuver menerobos garis median Selat Taiwan pada hari Jumat. Pada hari Sabtu, sebanyak 19 pesawat militer China bermanuver di zona identifikasi pertahanan udara (ADIZ) Taiwan dalam formasi penjepit, sebuah gerakan yang dirancang untuk menyerang musuh di depan, di kedua sisi, dan di belakang. (Baca: Latihan Militer China Bukan Peringatan, Tapi untuk Ambil Alih Taiwan )

Pada kedua kesempatan tersebut, militer Taiwan merespons dengan mengerahkan beberapa jet tempur, mengeluarkan peringatan radio kepada para penyusup, dan memobilisasi aset pengintaian dan sistem pertahanan rudal udara.

Seorang sumber militer Taiwan kepada media setempat, Central News Agency (CNA), mengatakan di tengah meningkatnya ancaman dari China, Kementerian Pertahanan Nasional (MND) Taiwan baru-baru ini mengadakan serangkaian pengarahan di Komando Tempur Angkatan Udara untuk memastikan bahwa pilot jet tempur Taiwan mengikuti protokol untuk menghadapi ancaman musuh di udara.

"Militer Taiwan tidak tahu apa maksud di balik manuver China yang sering terjadi, tetapi Taipei ingin mencegah tindakan apa pun oleh pilotnya yang mungkin secara tidak sengaja memicu perang lintas selat," ujar sumber tersebut, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya. (Baca: Didekati 19 Pesawat Militer China, Taiwan Kerahkan Jet Tempur dan Sistem Rudal )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 di Filipina Bertambah Menjadi 41 Orang
Abaikan Trump, Israel...
Abaikan Trump, Israel Terus Gempur Lebanon
Rekomendasi
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
Berita Terkini
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved