Taiwan: Latihan Militer Berkelanjutan Bukti China Ancaman bagi Kawasan

loading...
Taiwan: Latihan Militer Berkelanjutan Bukti China Ancaman bagi Kawasan
Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen mengatakan manuver jet tempur China dalam dua hari terakhir yang mendekati Taiwan menunjukkan bahwa Beijing adalah ancaman bagi seluruh kawasan. Foto/Ist
A+ A-
TAIPEI - Manuver jet tempur China dalam dua hari terakhir yang mendekati Taiwan menunjukkan bahwa Beijing adalah ancaman bagi seluruh kawasan. Taipei juga mengatakan ini telah menunjukkan kepada Taiwan dengan lebih jelas sifat asli pemerintah China.

Angkatan Udara Taiwan (RCOAF) diketahui mengerahkan beberapa jet tempur dalam dua hari terakhir, ketika 19 pesawat militer China mendekati pulau itu dan melintasi garis tengah Selat Taiwan yang sensitif. Militer Taipei juga menyiagakan sistem rudal.

"Saya yakin kegiatan ini tidak membantu citra internasional China dan terlebih lagi telah membuat orang-orang Taiwan semakin waspada, bahkan lebih memahami sifat asli dari rezim Komunis China," kata Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen.

"Selain itu, negara-negara lain di kawasan juga memiliki pemahaman yang lebih baik tentang ancaman yang ditimbulkan oleh China. Komunis China harus menahan diri, dan tidak memprovokasi," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Minggu (20/9/2020). (Baca juga: Didekati 19 Pesawat China, Taiwan Kerahkan Jet Tempur dan Rudal)



Angkatan Udara China pada hari Sabtu mengeluarkan video yang menunjukkan pesawat pembom berkemampuan nuklir, H-6, sedang melakukan latihan. Satu montase menunjukkan simulasi serangan H-6 terhadap pangkalan udara yang tampak dari tata letak landasan pacu menjadi pangkalan angkatan udara utama AS di Guam.

Ditanya tentang rekaman itu, dan keputusan China untuk merilisnya saat Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), untuk Urusan Ekonomi Keith Krach berada di Taiwan, Tsai mengatakan aktivitas China baru-baru ini menunjukan ancaman lebih luas dari sekadar ke Taiwan.

"Keberadaan China memang agresif dan pasti akan membawa ancaman," tukasnya. (Baca juga: Kuasai Data Base, China Bisa Bikin AS dan Indonesia Mati Kutu)
ReplyForward
(esn)
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top