Kritik Ekonomi Kim Jong-un, 5 Pejabat Korut Dieksekusi Mati

Sabtu, 12 September 2020 - 13:03 WIB
loading...
Kritik Ekonomi Kim Jong-un,...
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengunjungi lokasi yang dilanda banjir di Taechong-ri. Foto/REUTERS
A A A
PYONGYANG - Rezim Korea Utara (Korut) mengeksekusi mati lima pejabat pemerintah setelah mereka mengkritik kebijakan ekonomi pemerintah yang dipimpin Kim Jong-un . Kelimanya dieksekusi oleh regu tembak.

Mengutip laporan DailyNK, Sabtu (12/9/2020), lima pejabat Kementerian Ekonomi dieksekusi mati oleh regu tembak pada 30 Juli 2020 setelah rincian percakapan mereka yang mengkritik kebijakan ekonomi pemerintah muncul di pesta makan malam dan dilaporkan ke atasan mereka. (Baca: Trump Klaim Kim Jong-un Perlihatkan Kepala Paman usai Mengeksekusinya )

Kelima pejabat secara terbuka membahas perlunya reformasi industri di negara komunis yang menghasilkan sedikit barang konsumsi untuk warganya yang miskin tersebut.

Mereka juga membahas perlunya Korea Utara mencari kerjasama asing untuk membantu mengatasi sanksi perdagangan yang menghancurkan.

Mereka bahkan mengungkapkan kekhawatiran ekonomi yang stagnan akan semakin parah jika perbaikan tidak segera dilakukan.

Diskusi mereka akhirnya sampai ke kepala Kementerian Ekonomi. Pemimipin kementerian itu lantas melaporkan tindakan mereka kepada pihak berwenang yang mendorong penyelidikan internal. (Baca: Terungkap, Kim Jong-un Kedipkan Mata ke Jubir Gedung Putih Sarah Sanders )

Kelima orang itu, yang dianggap pemerintah sebagai pejabat yang sangat kompeten di dalam kementerian, dipanggil ke sebuah pertemuan di mana mereka ditangkap oleh polisi rahasia dan dipaksa untuk mengaku merusak citra rezim.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
Korea Utara Bantah Keras...
Korea Utara Bantah Keras Tuduhan AS Soal Ancaman Siber
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
PBB: Israel Sengaja...
PBB: Israel Sengaja Bunuh Anak-Anak Gaza
Rekomendasi
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Sidang PK Nikita Mirzani...
Sidang PK Nikita Mirzani Ditunda hingga 1 Juli 2026, Kuasa Hukum Ungkap Alasannya
Berita Terkini
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Infografis
5 Bandara Paling Sepi...
5 Bandara Paling Sepi di Indonesia, Bandara Purbalingga Mati Suri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved