Cuma Modal Berani, Ratusan Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina saat Mencoba Bantu Pasukan Rusia

Jum'at, 20 Desember 2024 - 16:50 WIB
loading...
Cuma Modal Berani, Ratusan...
Tentara Korea Utara dikirim ke Rusia. Foto/X
A A A
MOSKOW - Ratusan tentara Korea Utara (Korut) dilaporkan telah dibantai pasukan Ukraina selama pertempuran di wilayah perbatasan Kursk, Selasa (17/12).

Kehadiran tentara Pyongyang di sana awalnya bertujuan membantu pasukan Rusia yang sedang berusaha mencapai kemajuan dalam perang tak berkesudahan melawan Kiev.

Associated Press (AP) mengungkap laporan tersebut datang dari seorang pejabat militer senior Amerika Serikat. Ia tidak memberikan rincian tentang jumlah pasti korban tewas, tetapi mengatakan pasukan Korea Utara yang muncul tampaknya tidak terlatih dalam pertempuran, sehingga banyak yang tewas.

Kabar tersebut kemudian diperkuat oleh pengungkapan seorang anggota parlemen Korea Selatan.

Berbicara kepada wartawan setelah acara pengarahan oleh Badan Intelijen Nasional Korea, Lee Sung-kwon mengatakan setidaknya 100 tentara Korea Utara tewas dalam pertempuran di perang Ukraina sejak memasuki konflik tersebut.

Tak hanya itu, ia juga menyebutkan ada sekitar 1.000 orang lainnya terluka, termasuk beberapa petinggi.

Lagi, disebutkan bahwa tingginya jumlah korban di sana diakibatkan kurangnya pengetahuan pasukan Korea Utara terhadap medan, termasuk pemahaman perang melawan pesawat tanpa awak.

Tentara Korea Utara Dibantai Pasukan Ukraina


Sebelumnya, sumber-sumber Ukraina dan Barat mengonfirmasi bahwa Korea Utara di bawah rezim Kim Jong Un telah mengirim sekitar 10.000 tentara untuk membantu upaya perang Rusia melawan Kiev. Sebagai imbalan, Moskow dikatakan mengirimkan sumber daya berupa minyak kepada Pyongyang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Kisah Anjing Lucu Curi...
Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya
Rekomendasi
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Berita Terkini
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Infografis
Puluhan Rudal dan Ratusan...
Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved