Mengapa NATO Makin Khawatir dengan Aksi Pasukan Korea Utara di Ukraina?

Jum'at, 20 Desember 2024 - 04:55 WIB
loading...
Mengapa NATO Makin Khawatir...
Tentara Korea Utara yang berperang di Ukraina memiliki loyalitas tinggi. Foto/X/@jurgen_nauditt
A A A
MOSKOW - Jauh dari rumah mereka di salah satu negara paling terisolasi dan tertutup di dunia, sekitar 11.000 tentara Korea Utara berada di pusat konflik terbesar di Eropa sejak Perang Dunia II.

Sedikit yang diketahui tentang pasukan Korea Utara yang dikerahkan untuk mendukung Rusia dalam perang yang telah berlangsung bertahun-tahun di Ukraina – atau apa sebenarnya yang akan diperintahkan kepada mereka – dan kehadiran mereka bahkan belum diakui secara resmi oleh Moskow atau Pyongyang.

Mengapa NATO Makin Khawatir dengan Aksi Pasukan Korea Utara di Ukraina?

1. Terlibat dalam Operasi Tempur di Kursk

Melansir CNN, intelijen AS, Ukraina, dan Korea Selatan mengatakan bahwa Korea Utara telah terlibat dalam operasi tempur, bergabung dengan pasukan Rusia yang berjumlah puluhan ribu untuk melakukan serangan terhadap posisi Ukraina di wilayah Kursk di Rusia bagian barat. Spekulasi telah tersebar luas tentang bagaimana pasukan ini akan bertahan.

Korea Utara telah melihat "beberapa ratus" korban — baik yang tewas maupun yang terluka — di wilayah Kursk sejak mengirim ribuan pasukan ke Rusia pada bulan Oktober, kata seorang pejabat senior AS pada hari Selasa.

Menurut Ukraina, sedikitnya 30 tentara Korea Utara tewas atau terluka dalam pertempuran selama akhir pekan saja di dekat desa-desa di Kursk yang dekat dengan perbatasan Ukraina. Satu unit Ukraina melaporkan bahwa warga Korea Utara – yang mengenakan seragam berbeda dari Rusia – telah melancarkan serangan infanteri menggunakan “taktik yang sama seperti 70 tahun lalu,” yang tampaknya merujuk pada Perang Korea, di mana gelombang infanteri digunakan.

Baca Juga: Siapa Li Jianping? Koruptor Terbesar China yang Menilap Rp6,8 Triliun dan Dieksekusi Mati

2. Meski Tidak Memiliki Pengalaman di Medan Perang Modern, Mereka Adalah Tentara Elite

Melansir CNN, tentara Pyongyang tidak memiliki pengalaman pertempuran di dunia nyata dan akan menghadapi medan yang tidak dikenal di medan perang modern yang brutal – medan yang telah menimbulkan kekacauan dan kengerian bagi kedua belah pihak karena korban tewas terus berjatuhan di garis depan.

“Jika saya akan menggambarkan kemampuan mereka secara lebih luas dan tidak memikirkan perlengkapan yang mereka miliki, saya akan memberi tahu Anda bahwa mereka bukanlah pasukan yang terlatih dalam pertempuran, mereka belum pernah bertempur sebelumnya,” kata pejabat AS itu, seraya menambahkan bahwa penilaian mereka adalah bahwa korban termasuk “semua pangkat” termasuk para pemimpin di simpul komando dan kendali.

Namun beberapa analis telah memperingatkan agar tidak meremehkan warga Korea Utara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Maskapai Eropa Diminta...
Maskapai Eropa Diminta Tak Melintasi Langit Teluk, Ancaman Rudal dan Drone Mengintai
Ingin Ambil Alih Selat...
Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Adalah Malaikat Pelindung
Rekomendasi
Presiden Petisi Ahli...
Presiden Petisi Ahli Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Sesuai dengan UU Kejaksaan
FIP Bronze Banten 2026...
FIP Bronze Banten 2026 Hadirkan Persaingan Atlet Padel dari 30 Negara
Sri Radjasa Duga Ada...
Sri Radjasa Duga Ada Motif Politik di Balik Kasus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
Infografis
600 Tentara Korea Utara...
600 Tentara Korea Utara Tewas saat Perang Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved