Pakar AS Sebut Distribusikan Vaksin Terburu-buru Dapat Sebabkan Bencana

Senin, 07 September 2020 - 04:00 WIB
loading...
Pakar AS Sebut Distribusikan...
Ilustrasi. FOTO/Reuters
A A A
WASHINGTON - Pakar penyakit menular Amerika Serikat (AS) memperingatkan bahwa mendistribusikan vaksin Covid-19 di bawah pedoman penggunaan darurat khusus sebelum terbukti aman dan efektif dalam uji coba besar, adalah ide buruk. Hal ini dinilai dapat berdampak buruk pada pengujian vaksin lain.

Ilmuwan dan pakar kesehatan telah menyatakan keprihatinan bahwa Presiden Donald Trump akan menekan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS untuk memberikan vaksin sebelum November guna meningkatkan peluangnya untuk terpilih kembali.

(Baca: Kamala Harris Mengaku Tak Percaya Perkataan Trump Soal Vaksin Covid-19 )

Anthony Fauci, Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular AS, menolak berkomentar tentang Trump, tetapi mengatakan ada resiko serius jika terburu-buru mendistribusikan vaksin meskipun sangat dibutuhkan.

"Satu hal yang Anda tidak ingin lihat dengan vaksin adalah mendapatkan EUA (otorisasi penggunaan darurat) sebelum Anda mendapatkan sinyal kemanjuran," kata Fauci, seperti dilansir Japan Today.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Menlu Indonesia dan...
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
Pakar Moskow: Serang...
Pakar Moskow: Serang AS dan Inggris dengan Nuklir!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved