Pakar AS Sebut Distribusikan Vaksin Terburu-buru Dapat Sebabkan Bencana

Senin, 07 September 2020 - 04:00 WIB
loading...
A A A
"Saya akan sangat khawatir menggunakan mekanisme EUA untuk sesuatu seperti vaksin. Ini sangat berbeda dari terapi plasma," kata Peter Hotez, ahli penyakit menular dan peneliti vaksin di Baylor College of Medicine.

(Baca: Moskow Berencana Lakukan Vaksinasi Secara Massal pada Desember )

Fauci mengatakan, panduan FDA tentang vaksin, baik untuk persetujuan penuh dan untuk EUA, secara eksplisit membutuhkan demonstrasi bahwa itu aman dan efektif.

"EUA biasanya digunakan untuk produk untuk "mendiagnosis, mencegah dan mengobati penyakit serius atau mengancam jiwa, di mana manfaat yang diketahui lebih besar daripada potensi risiko produk. EUA mungkin sesuai setelah penelitian menunjukkan keamanan dan efektivitas, tetapi sebelum FDA menyelesaikan tinjauan formal aplikasi pemasaran perusahaan," katanya.

"Bagi saya, sangat penting bagi Anda untuk secara definitif menunjukkan bahwa vaksin itu aman dan efektif," kata Fauci. "Kami berharap tidak ada yang mengganggu demonstrasi penuh bahwa vaksin itu aman dan efektif," tukas Fauci.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Iran Dilaporkan Tolak...
Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS
Rekomendasi
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Salah Satu Negara NATO...
Salah Satu Negara NATO Sebut AS Sudah Menjadi Pelayan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved