Pusat Astronomi Internasional UEA: Ramadan Kemungkinan Jatuh Pada 23 Maret
Minggu, 12 Maret 2023 - 07:25 WIB
loading...
Pusat Astronomi Internasional Uni Emirat Arab (UEA) mengatakan awal bulan Ramadan kemungkinan jatuh pada 23 Maret. Foto/Ilustrasi
A
A
A
ABU DHABI - Bulan suci Ramadan kemungkinan besar akan jatuh pada 23 Maret. Hal itu dikatakan oleh Pusat Astronomi Internasional Uni Emirat Arab (UEA).
Dikatakan oleh badan itu, negara-negara yang menandai awal bulan Syaban pada 21 Februari akan mulai memantau hilal, yang menandai awal bulan suci Ramadan, pada 21 Maret. Namun mereka tidak akan dapat melihatnya karena bulan akan terbenam sebelum matahari.
"Karenanya negara-negara ini akan mengakhiri bulan Syaban (Rabu 22 Maret), dan 23 Maret akan menjadi hari pertama Ramadan," tambahnya seperti dikutip dari Al Arabiya, Minggu (12/3/2023).
Baca Juga: Arab Saudi Terapkan Aturan Ketat Saat Ramadan, Batasi Pengeras Suara dan Awasi Jemaah
Sementara itu, negara-negara yang menandai awal Syaban pada 22 Februari, seperti Iran, Oman, dan Yordania, mungkin dapat melihat hilal pada 22 Maret.
“Negara-negara di bagian timur dunia akan dapat melihatnya menggunakan teleskop. Negara-negara di Asia Tengah, Eropa Timur, dan Afrika Selatan mungkin dapat melihatnya dengan mata telanjang sementara negara-negara di Asia Barat, sebagian besar Afrika, Eropa Barat, dan Amerika relatif mudah melihatnya dengan mata telanjang,” kata badan itu.
“Sebagian besar negara ini juga akan menandai hari pertama Ramadan pada 23 Maret,” tambahnya.
Dikatakan oleh badan itu, negara-negara yang menandai awal bulan Syaban pada 21 Februari akan mulai memantau hilal, yang menandai awal bulan suci Ramadan, pada 21 Maret. Namun mereka tidak akan dapat melihatnya karena bulan akan terbenam sebelum matahari.
"Karenanya negara-negara ini akan mengakhiri bulan Syaban (Rabu 22 Maret), dan 23 Maret akan menjadi hari pertama Ramadan," tambahnya seperti dikutip dari Al Arabiya, Minggu (12/3/2023).
Baca Juga: Arab Saudi Terapkan Aturan Ketat Saat Ramadan, Batasi Pengeras Suara dan Awasi Jemaah
Sementara itu, negara-negara yang menandai awal Syaban pada 22 Februari, seperti Iran, Oman, dan Yordania, mungkin dapat melihat hilal pada 22 Maret.
“Negara-negara di bagian timur dunia akan dapat melihatnya menggunakan teleskop. Negara-negara di Asia Tengah, Eropa Timur, dan Afrika Selatan mungkin dapat melihatnya dengan mata telanjang sementara negara-negara di Asia Barat, sebagian besar Afrika, Eropa Barat, dan Amerika relatif mudah melihatnya dengan mata telanjang,” kata badan itu.
“Sebagian besar negara ini juga akan menandai hari pertama Ramadan pada 23 Maret,” tambahnya.
Lihat Juga :