Afghanistan Serang Pakistan, Perang Sesama Negara Muslim Bisa Terus Berlanjut
Minggu, 29 Desember 2024 - 01:10 WIB
loading...
Perang Afghanistan dan Pakistan pecah. Foto/X/@sumit45678901
A
A
A
ISLAMABAD - Pasukan Taliban Afghanistan menargetkan "beberapa titik" di negara tetangga Pakistan, kata Kementerian Pertahanan Afghanistan, beberapa hari setelah pesawat Pakistan melakukan pemboman udara di dalam negeri.
Pernyataan dari kementerian pertahanan pada hari Sabtu tidak secara langsung menyebutkan bahwa Pakistan terkena serangan, tetapi mengatakan serangan itu dilakukan "di luar 'garis hipotetis'" – sebuah ungkapan yang digunakan oleh otoritas Afghanistan untuk merujuk ke perbatasan dengan Pakistan yang telah lama mereka perdebatkan.
"Beberapa titik di luar garis hipotetis, yang berfungsi sebagai pusat dan tempat persembunyian bagi elemen-elemen jahat dan pendukung mereka yang mengorganisasi dan mengoordinasikan serangan di Afghanistan, menjadi sasaran balasan dari arah tenggara negara itu," kata kementerian tersebut, dilansir Al Jazeera.
Ketika ditanya apakah pernyataan tersebut merujuk ke Pakistan, juru bicara kementerian Enayatullah Khowarazmi mengatakan: "Kami tidak menganggapnya sebagai wilayah Pakistan, oleh karena itu, kami tidak dapat mengonfirmasi wilayah tersebut, tetapi berada di sisi lain garis hipotetis."
Baca Juga: Tanpa Katakan Bersalah, Presiden Putin Minta Maaf atas Kecelakaan Pesawat Azerbaijan
Pernyataan dari kementerian pertahanan pada hari Sabtu tidak secara langsung menyebutkan bahwa Pakistan terkena serangan, tetapi mengatakan serangan itu dilakukan "di luar 'garis hipotetis'" – sebuah ungkapan yang digunakan oleh otoritas Afghanistan untuk merujuk ke perbatasan dengan Pakistan yang telah lama mereka perdebatkan.
"Beberapa titik di luar garis hipotetis, yang berfungsi sebagai pusat dan tempat persembunyian bagi elemen-elemen jahat dan pendukung mereka yang mengorganisasi dan mengoordinasikan serangan di Afghanistan, menjadi sasaran balasan dari arah tenggara negara itu," kata kementerian tersebut, dilansir Al Jazeera.
Ketika ditanya apakah pernyataan tersebut merujuk ke Pakistan, juru bicara kementerian Enayatullah Khowarazmi mengatakan: "Kami tidak menganggapnya sebagai wilayah Pakistan, oleh karena itu, kami tidak dapat mengonfirmasi wilayah tersebut, tetapi berada di sisi lain garis hipotetis."
Baca Juga: Tanpa Katakan Bersalah, Presiden Putin Minta Maaf atas Kecelakaan Pesawat Azerbaijan
Lihat Juga :