Ulama Arab Saudi Awad al-Qarni Hadapi Hukuman Mati karena Berkicau di Twitter

Senin, 16 Januari 2023 - 09:46 WIB
loading...
A A A
Pemerintah Saudi telah dituduh oleh kelompok hak asasi manusia (HAM) melakukan tindakan keras yang meluas terhadap perbedaan pendapat dan kebebasan berekspresi.

Represi telah meningkat sejak Pangeran Mohammed bin Salman menjadi putra mahkota dan penguasa de-facto kerajaan pada musim panas 2017.

Namun, pejabat Saudi membantah tuduhan kelompok HAM dan mengatakan kerajaan tidak memiliki tahanan politik.

Terlepas dari janji pemerintah untuk mengurangi hukuman mati, peningkatan jumlah eksekusi baru-baru ini telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan kelompok HAM.

Tahun lalu, kerajaan mengeksekusi 147 orang, termasuk eksekusi massal 81 orang dalam satu hari. Itu menurut kelompok European Saudi Organization for Human Rights.

Kelompok yang berbasis di Jerman itu mengatakan setidaknya 61 orang menghadapi hukuman mati per Desember 2022, menambahkan bahwa jumlah sebenarnya kemungkinan lebih tinggi.

Beberapa kelompok kanan khawatir para tahanan, termasuk Qarni, Omari dan Odah, akan disapu dalam eksekusi massal.

Nasser al-Qarni, putra Awad al-Qarni, melarikan diri dari negara itu tahun lalu dan mencari suaka di Inggris setelah pejabat Saudi mengancamnya dengan penjara atau eksekusi jika dia berbicara tentang ayahnya.

"Kami, di dalam Arab Saudi, telah menggunakan segala cara untuk membebaskan ayah saya dan menghentikan penindasan yang dialaminya, tetapi tidak berhasil," katanya pada bulan Oktober.

"Sayangnya, negara saya gagal, tidak hanya dalam hal hak asasi manusia tetapi di semua bidang, sosial, ekonomi, dan politik," tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
Berita Terkini
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved