Ketakutan Perang Nuklir, Swedia Minta Warganya Timbun Makanan dan Air

Selasa, 19 November 2024 - 12:09 WIB
loading...
Ketakutan Perang Nuklir,...
Ketakutan akan pecahnya perang nuklir, Swedia terbitkan pamflet yang serukan warganya menimbun makanan dan air. Foto/rib.msb.se
A A A
STOCKHOLM - Pemerintah Swedia telah menerbitkan lima juta pamflet yang menyerukan warganya untuk menimbun makanan dan air. Langkah ini muncul di tengah ketakutan publik akan Perang Dunia III atau pun perang nuklir yang dipicu oleh konflik Rusia-Ukraina.

Seruan pemerintah Swedia muncul hanya beberapa jam setelah pidato video mengerikan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk Presiden Rusia Vladimir Putin yang memperingatkannya bahwa serangan rudal Amerika Serikat "akan berbicara sendiri".

Apa yang dilakukan pemerintah di Stockholm pada dasarnya memperbarui dokumen "Jika krisis atau perang terjadi" dari enam tahun lalu karena situasi keamanan yang memburuk setelah invasi Rusia ke Ukraina.

Baca Juga: Gara-gara Konflik Rusia-Ukraina, 3 Negara NATO Ini Persiapkan Rakyatnya untuk Perang

Situasi perang Rusia-Ukraina telah memburuk setelah Amerika Serikat (AS) di bawah Presiden Joe Biden telah memberikan lampu hijau bagi rudal AS untuk digunakan Ukraina menyerang wilayah Rusia untuk pertama kalinya.

Zelensky memperingatkan Putin bahwa rudal AS dapat digunakan hanya dalam beberapa hari.

"Banyak pembicaraan di media tentang kami yang menerima izin untuk melakukan tindakan tertentu. Namun, serangan tidak dilakukan dengan kata-kata. Hal-hal seperti itu tidak diumumkan. Rudal akan berbicara sendiri," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Iran Ingatkan AS Patuhi...
Iran Ingatkan AS Patuhi Perjanjian Damai: Jika Ingin Perang, Kami Siap
Rekomendasi
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
Thailand Week 2026 Kembali...
Thailand Week 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pasar Bilateral
Sinopsis, Pemain, dan...
Sinopsis, Pemain, dan Link Nonton Wedding Agreement di VISION+
Berita Terkini
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved