Jet Tempur Siluman F-35A Amerika Masih Tak Bisa Terbang dalam Jarak 40,2 Km dari Petir

Kamis, 24 November 2022 - 13:56 WIB
loading...
Jet Tempur Siluman F-35A...
Jet tempur siluman F-35A Amerika Serikat masih dilarang terbang dalam jarak 40,2 km dari petir. Foto/US Air Force via Forbes
A A A
WASHINGTON - Berkat kemampuan yang dikompromikan untuk membuat tangki bahan bakarnya inert, jet tempur siluman F-35A Lighting II Amerika Serikat (AS) tidak dapat terbang dalam jarak 25 mil (40,2 km) dari badai petir atau aktivitas listrik atmosfer lainnya.

Kondisi itu belum berubah setelah lebih dari dua tahun pembatasan penerbangan dikeluarkan, dan pembatasan itu belum juga dicabut. Hal itu diungkap Forbes dalam laporannya yang dilansir Kamis (24/11/2022).

Seperti yang bisa dibayangkan, larangan terbang di dekat badai petir memiliki implikasi untuk pelatihan F-35A, terutama di tempat-tempat seperti Pangkalan Angkatan Udara Eglin yang terletak di Florida di mana badai petir sering muncul.

Eglin adalah rumah bagi Skuadron Tempur ke-58 Angkatan Udara yang melatih pilot pemula F-35A, sekitar 60 pilot per tahun.

Menurut laporan Fobres, badai petir dalam jarak 25 mil laut dari pangkalan akan menghentikan lepas landas dan pendaratan--dan bahkan pelatihan jet tempur F-35.

“Kantor Program Gabungan (JPO) F-35 tidak mengomentari dampak apa pun terhadap operasi penerbangan karena masalah keamanan operasional,” kata juru bicara JPO, Chief Petty Officer Matthew Olay dalam tanggapan email.

Baca juga: Terima 3 Lagi, Israel Makin Digdaya dengan 36 Jet Tempur Siluman F-35

Laporan Forbes mengatakan kebijakan JPO untuk tidak berkomentar tidak akan menjadi halangan bagi kemampuan musuh AS untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang disebabkan oleh masalah petir dalam pelatihan F-35.

Selain itu, musuh yang cerdik dapat—dalam situasi ketegangan rendah, ancaman rendah—menjadwalkan aktivitas taktis bertepatan dengan cuaca buruk di area di mana F-35A mungkin diharapkan terbang secara berlebihan dengan sistem pengumpulan intelijen elektronik mereka mengambil data. Ini hanyalah salah satu contoh dari dampak yang mungkin ditimbulkan oleh pembatasan penerbangan pada F-35A.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Mulai 1 Juli 2026, Keberangkatan...
Mulai 1 Juli 2026, Keberangkatan Jemaah Umrah di Bandara Soekarno-Hatta Terpusat di Terminal 2F: Cek Tahapannya!
Otto Media Grup dan...
Otto Media Grup dan SOMETHINC Dorong Kolaborasi Bisnis Kreator
Fany Sulf Sentil Fenomena...
Fany Sulf Sentil Fenomena Netizen Suka Komentar Lewat Lagu Orang-Orang
Berita Terkini
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved