Perang Suku Pecah di Papua Nugini, 32 Orang Dibantai di Pulau Cinta

Rabu, 26 Oktober 2022 - 01:18 WIB
loading...
Perang Suku Pecah di...
Pasukan polisi bersenjata Papua Nugini sedang berjaga. Perang suku pecah di negara ini, di mana 32 orang tewas dibantai di Pulau Kiriwina yang dikenal sebagai pulau cinta. Foto/REUTERS/Ilustrasi
A A A
PORT MORESBY - Sebanyak 32 orang dilaporkan tewas dibantai dalam perang suku di Pulau Kiriwina di Provinsi Milne Bay, Papua Nugini (PNG) .

Kiriwina adalah yang terbesar dari Kepulauan Trobriand, yang dikenal sebagai "pulau cinta".

Penduduk asli, yang disebut Trobrianders, memiliki budaya "seks-positif" di mana hubungan seksual dianggap sebagai dimensi penting dari hubungan sosial, terutama bagi kaum muda.

Tindakan seksual didorong pada usia yang sangat muda dibandingkan dengan standar Barat. Desa-desa memiliki gubuk khusus yang disebut “bukumatula” yang diperuntukkan bagi remaja dan kekasih mereka.

Anggota Parlemen Kiriwina-Goodenough Douglas Tomuriesa mengatakan kepada surat kabar PNG Post Courier pada Selasa (25/10/2022) bahwa 30 orang tewas dan banyak lainnya terluka parah dalam perang suku terburuk yang pernah terjadi di pulau itu.

Baca juga: PNG Selidiki Batalion Sepik, Kelompok yang Siap Perang dengan Indonesia

Saat ini hanya ada sedikit detail yang diketahui tentang pembantaian itu.

Trobrianders juga dikenal menyelesaikan perselisihan dengan permainan sepak bola.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Makna Bendera Merah...
4 Makna Bendera Merah di Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Balas Dendam untuk Picu Perang Meluas
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
Mantan Tokoh MAGA Kecam...
Mantan Tokoh MAGA Kecam Serangan AS terhadap Iran
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Rusia Klaim Kuasai Benteng...
Rusia Klaim Kuasai Benteng Pertahanan Terkuat Ukraina di Konstantinovka, Tewaskan 13.500 Tentara
Harga Minyak Dunia Mendidih...
Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Sebut MoU Perjanjian Damai dengan Iran Berakhir
Rekomendasi
FBI Bidik AFA di Tengah...
FBI Bidik AFA di Tengah Mimpi Argentina di Piala Dunia
Penampakan Koper Berisi...
Penampakan Koper Berisi Emas Disita Polisi usai Geledah Rumah di Bogor
Polri Usut 3 Kasus Besar...
Polri Usut 3 Kasus Besar Korupsi, Pakar: Siapa pun yang Menghalangi Harus Ditindak
Berita Terkini
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved