AS Akan Umumkan Bantuan Senjata Tambahan untuk Ukraina, Termasuk Rudal Harpoon
Rabu, 15 Juni 2022 - 22:56 WIB
loading...
AS akan mengirimkan rudal anti kapal harpoon yang dipasang di kendaraan ke Ukraina. Foto/Ilustrasi
A
A
A
WASHINGTON - Pemerintahan Presiden Joe Biden akan segera mengumumkan bantuan tambahan senilai USD650 juta atau sekitar Rp9,6 triliun dalam bentuk senjata dan peralatan untuk Ukraina . Bantuan ini termasuk untuk pertama kalinya rudal anti-kapal Harpoon yang dipasang di kendaraan, menurut orang-orang yang mengetahui masalah tersebut.
"Paket senjata juga mencakup USD320 juta (Rp4,7 triliun) untuk radio aman dan peralatan terkait, USD55 juta (Rp812 miliar) untuk optik penglihatan malam termal, dan USD160 juta (Rp2,3 trilun) untuk pelatihan," kata salah satu sumber seperti dikutip dari Bloomberg, Rabu (15/6/2022).
Pengumuman itu muncul ketika para pejabat Ukraina telah memohon lebih banyak senjata lebih cepat untuk mencegah kemajuan bertahap Rusia di bagian timur negara itu. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan perang mungkin mandek jika pengiriman senjata canggih dari sekutu Ukraina tidak dipercepat.
Baca juga: Ukraina Kian Terdesak di Front Timur, Zelensky Minta Suplai Senjata Anti Rudal
Para menteri NATO bertemu di Brussel dengan perang yang berlangsung hampir empat bulan sebagai agenda utama mereka. Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Lloyd Austin membuka pertemuan Kelompok Kontak Pertahanan Ukraina berjanji untuk mempertahankan dukungan militer bagi Ukraina karena negara itu menghadapi "momen penting" di medan perang.
"Paket senjata juga mencakup USD320 juta (Rp4,7 triliun) untuk radio aman dan peralatan terkait, USD55 juta (Rp812 miliar) untuk optik penglihatan malam termal, dan USD160 juta (Rp2,3 trilun) untuk pelatihan," kata salah satu sumber seperti dikutip dari Bloomberg, Rabu (15/6/2022).
Pengumuman itu muncul ketika para pejabat Ukraina telah memohon lebih banyak senjata lebih cepat untuk mencegah kemajuan bertahap Rusia di bagian timur negara itu. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan perang mungkin mandek jika pengiriman senjata canggih dari sekutu Ukraina tidak dipercepat.
Baca juga: Ukraina Kian Terdesak di Front Timur, Zelensky Minta Suplai Senjata Anti Rudal
Para menteri NATO bertemu di Brussel dengan perang yang berlangsung hampir empat bulan sebagai agenda utama mereka. Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Lloyd Austin membuka pertemuan Kelompok Kontak Pertahanan Ukraina berjanji untuk mempertahankan dukungan militer bagi Ukraina karena negara itu menghadapi "momen penting" di medan perang.
Lihat Juga :