Nasib Pengkritik Zelensky yang Hilang di Ukraina Kini Terungkap

Sabtu, 23 April 2022 - 00:45 WIB
loading...
Nasib Pengkritik Zelensky...
Jurnalis Alex Christoforou berbicara dengan Gonzalo Lira. Foto/YouTube/The Duran
A A A
KIEV - Blogger Chili-Amerika Serikat Gonzalo Lira yang hilang di kota Ukraina Kharkov sepekan yang lalu, muncul secara online pada Jumat (23/4/2022).

Dia mengungkapkan bahwa dia telah ditahan oleh Layanan Keamanan Ukraina (SBU).

“Saya di Kharkov. Saya oke. Saya hanya ingin mengatakan bahwa saya kembali online,” ungkap Lira dalam obrolan video singkat dengan jurnalis Alex Christoforou di saluran The Duran di YouTube.

Baca juga: Putin: Kiev Cegah Pasukan Ukraina di Pabrik Azovstal untuk Menyerah

“Saya dijemput oleh SBU pada hari Jumat, 15 April,” ungkap blogger tersebut.

Baca juga: Banyak Gangguan, Maskapai Rusia Disuruh Bersiap Terbang Tanpa GPS

Berbicara tentang kondisinya, pria berusia 54 tahun itu mengatakan dia “baik-baik saja secara fisik,” tetapi “sedikit bingung” dan “sedikit gelisah.”

Baca juga: Perang Sengit, Rusia Ingin Kuasai Penuh Donbass dan Ukraina Selatan

Lira menjelaskan bahwa dia dilarang mengungkapkan detail apa pun tentang apa yang terjadi padanya dalam penahanan.

“Saya masih di Kharkov dan untuk saat ini saya tidak bisa pergi. Pihak berwenang di sini memberi tahu saya bahwa saya tidak dapat meninggalkan kota,” ujar dia.

Dia menambahkan bahwa komputer dan teleponnya diambil dan dia tidak memiliki akses ke akunnya di media sosial.

“Sepertinya ada banyak minat dalam kasus saya, yang luar biasa. Terima kasih. Tapi ada banyak orang lain, yang sejujurnya lebih layak mendapat perhatian,” papar blogger itu.

Lira mengacu pada tweetnya pada 26 Maret, di mana ia mencantumkan nama-nama tokoh oposisi Ukraina, yang diperkirakan telah meninggal atau hilang sejak pecahnya konflik.

Dia menambahkan, “Jika Anda belum mendengar kabar dari saya dalam 12 jam atau lebih, masukkan nama saya di daftar ini.”

Sejak dimulainya operasi militer Rusia di Ukraina, Lira telah menggunakan YouTube, Twitter, dan Telegram untuk mengkritik perilaku Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan rezim Kiev di medan perang.

Dia juga berbicara tentang kecenderungan sayap kanan di militer Ukraina dan menyangkal apa yang dilihatnya sebagai laporan palsu tentang kejadian di lapangan.

Setelah hilangnya blogger tersebut, muncul beberapa klaim yang belum dikonfirmasi bahwa dia bisa saja diculik oleh kaum nasionalis yang terkait batalion Azov yang terkenal kejam. Muncul juga dugaan dia dieksekusi.

Lira yang menulis novel “Acrobat” dan merupakan pembuat film dengan pengalaman Hollywood sebelumnya mengklaim SBU telah melakukan setidaknya dua upaya lain untuk menahannya, tetapi dia beruntung menghindari penangkapan.

Lira juga menuduh Daily Beast menarik perhatian Kiev pada karyanya dan mengungkapkan lokasinya kepada penegak hukum negara itu.

Outlet sayap kiri AS mendedikasikan satu artikel besar untuk blogger itu pada 21 Maret, mengecamnya sebagai “Pro-Putin di Ukraina.”

Dalam artikel tersebut, wartawan Daily Beast mengatakan mereka telah menghubungi pihak berwenang Ukraina untuk mengetahui keberadaan pria itu dan untuk mengklarifikasi apakah dia masih berada di Kharkov di timur negara itu.

Hilangnya Lira selama sepekan dari media sosial sebagian besar telah diabaikan oleh media besar Barat. Seperti diketahui, media-media Barat menjadi pendukung Ukraina dalam perang melawan Rusia.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Nah, Trump Tiba-Tiba...
Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik
Rekomendasi
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved